Mengapa Muslim Harus Menjadi Kaya Raya? Ini Alasannya!

Mengapa Muslim Harus Menjadi Kaya Raya? Jawabannya adalah sederhana. Agar ummat Islam bisa memelihara agama Allah SWT. Pesan saya "Pergunakanlah hartamu ala kadarnya, selebihnya biarlah agama yang menikmatinya."


Menjadi kaya adalah impian hampir semua orang. Kaya adalah sifat Allah. Al Mughniy, Al Ghony, Ar Rozzaaq. Sifat Allah tersebut yang disematkan kepada manusia menjadikan manusia ingin berkalungkan kekayaan. Namun cara manusia mendapatkannya ternyata beragam. Mulai dari cara-cara halal sampai cara-cara syirik yang menyesatkan. Bahkan, ada pula yang meraihnya dengan cara menipu orang lain, salah satunya dengan SMS penipuan.

Tentunya, cara yang paling baik adalah cara-cara yang diridhoi Allah. Cara-cara yang halal. Karena kekayaan yang sesungguhnya adalah kekayaan yang bisa membawa manfaat dunia dan akhirat. Ingat! Dunia dan akhirat. Bukan hanya di dunia. Bukan hanya di akhirat.

Mengapa Muslim Harus Kaya?

Karena kekayaan adalah kekuatan. Muslim yang kaya merupakan muslim yang kuat. Insya Allah, agama ini pun menjadi kuat. Kenyataan yang terjadi sekarang ini, jumlah pengusaha muslim lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah pengusaha yang lain. Maka, jangan salah jika semakin ke sini, agama Islam semakin disudutkan.

FYI, para wali songo adalah orang-orang kaya. Mereka berjuang demi agama. Mereka berdakwah dengan HARTA dan JIWA.

Pendiri Muhammadiyah dan NU adalah orang kaya.

Khaifah Umar bin Khattab dan Utsman bin Affan adalah orang kaya.

Nabi Muhammad SAW adalah orang kaya.

Saran saya, janganlah terlalu nyinyir terhadap kekayaan. Jangan terlalu takut atau malu untuk berdoa kepada Allah minta kekayaan. Jangan takut berdoa lantaran kita dengerin kata orang "berdoa kok minta kaya?" Yakinlah seyakin-yakinnya. Kalau kita serius berdoa, maka segala hajat itu (termasuk kekayaan) akan terkabul.

Saya berharap, teman-teman yang sedang menjalani riyadhoh (3 hari, 7 hari, 40 hari) tetap diberikan kekuatan untuk menjalankan amal baiknya, meskipun sudah tercapai hajatnya. Meskipun sudah menjadi kaya. Konsistensi itu penting.

Selain itu, dengan kaya kita bisa menghidupi keluarga, anak, istri. Kehormatan pun terjaga. Martabat keluarga terjaga.

Dengan kaya, kita bisa membantu orang lain. Betul, membantu tidak harus melulu pake uang. Kita bisa membantu orang lain dengan cara memberikan lapangan pekerjaan dan sebagainya.

Dengan kaya, kita bisa membangun pesantren. Yang lebih kita perlukan sekarang adalah pesantren bukan membangun mesjid. Pesantren itu adalah ladang amal jariyah yang sangat besar. Pesantren bisa membentuk karakter bangsa kita di masa depan.

Ada beberapa amal ibadah yang harus ditunaikan dengan harta (uang). Seperti: zakat maal, zakat fitrah, umroh, haji, qurban, aqiqah, wakaf, dan sebagainya. Dengan kita kaya, Insya Allah kita bisa melakukan amal ibadah tersebut.

Selama ini, kebanyakan orang menganggap orang kaya itu jahat. Orang kaya itu koruptor. Orang kaya itu menghalalkan segala cara.

Ingat ya, kekayaan itu akan menjadi malapetaka jika berada di tangan orang tidak yang tepat. Sebaliknya, kekayaan itu akan membawa manfaat jika berada di tangan orang baik.

Namun perlu digaris bawahi bahwa kekayaan menurut agama islam tidaklah sama dengan pemahaman kekayaan pada umumnya.

Kekayaan menurut islam adalah kekayaan yang mampu memberikan manfaat untuk umat sebanyak-banyaknya. Menebar kesejahteraan bagi orang lain. Kekayaan di dunia bukan untuk berbangga diri, sombong dan terlena dengan kenikmatan semu. Tapi, kekayaan untuk melayani dan menjaga alam sebagai tugas utama khalifah.

Tentu, ini jangan dimaknai bahwa kaya itu tidak perlu. Jelas perlu. Sangat perlu. Prinsip yang paling bagus adalah "Terus berjuang merubah nasib. Terus berjuang memutus tali kemiskinan. Namun, setelah itu jangan lupa melihat ke bawah."

Agar kita selalu bersyukur. Agar kita terhindar dari sombong dan terlena dengan dunia.

Terkait dengan kekayaan, silahkan baca artikel berikut ini yang di dalamnya dibahas tentang wasilah kekayaan.

Apa yang harus kita lakukan?

1. Awali dengan doa. Mulai sekarang, silahkan berdoa agar ummat Islam diberi amanah untuk menjadi kaya. Ini doanya. Doa agar menjadi kaya raya.

2. Lengkapi dengan ikhtiar. Usaha. Pelajari apa saja yang biasa dilakukan oleh orang-orang kaya sebelum mereka menjadi kaya.

3. Ikhtiar langit pun perlu. Lengkapi dengan perkara yang wajib dan sunnah. Sepeti Shalat Sunnah Dhuha, Tahajjud, dan rutin membaca Surat Al Waqiah.

4. Jangan lupa sedekah. Sedekah tidak perlu menunggu kaya. Justru, sedekah bisa membuat kita kaya raya. Dan sedekah tidak melulu harus dengan uang. Bisa dengan emas, tabungan, atau wakaf tanah.

5. Lakukan sekarang juga.

Selengkapnya

Kunci Rahasia Agar Menjadi Miliarder Kaya Raya

Kunci Rahasia Agar Menjadi Miliarder Kaya Raya. Muslim itu harus kaya. Harus jadi miliyarder, agar bisa menjadi ummat yang bermanfaat bagi negeri ini.


Beberapa bulan terakhir ini, website ini lebih banyak membahas tentang kekayaan. Bukan apa-apa. Bukan tanpa alasan. Juga bukan berarti saya termasuk orang kaya. Saya hanya berusaha bagaimana caranya agar banyak muslim di negeri ini menjadi kaya raya.

Saya sangat mendambakan banyak kawan-kawan muslim di negeri ini bisa menjadi kaya sehingga bisa lebih banyak bermanfaat untuk orang lain, bisa membangun pesantren (kalau membangun mesjid sudah banyak), bisa mendirikan sekolah berbasis tauhid dan islami, bisa menjadi motor penggerak generasi bangsa, dan seterusnya.

Jika banyak muslim kaya dan dermawan, maka untuk membangun mesjid saja tidak perlu meminta-minta sumbangan di jalan raya. Itu mengganggu dan membuat citra muslim menjadi kurang baik.

***
Apakah Anda berhasrat menjadi Miliarder? Apa sih definisi Miliarder itu?

Untuk bisa memahaminya, kita bisa melihat dari sisi kepemilikan aset. Sekali lagi ASET. Seseorang bisa dianggap sebagai miliarder kaya raya jika ia sudah mempunyai aset (dalam bentuk tabungan, properti, saham, atau emas) di atas nilai Rp 5 Miliyar – di luar nilai rumah konsumtif yang ditempati.

Atau kita juga bisa melihat dari sisi penghasilan. Income. Seseorang bisa dianggap miliyarder jika total penghasilannya sudah diatas Rp 1 Milyar dalam setahun. Atau sekitar Rp 100 juta per bulan.

Jangan buru-buru memandang sebelah mata terhadap kekayaan. Dalam sebuah artikel online saya baca;
Terlalu sering nyinyir pada kata KAYA, hanya akan membuat rezeki barokah akan menjauh darimu. Terlalu mudah nyinyir pada kekayaan, hanya akan membuat tembok penghalang yang selalu menjauhkan dirimu dari rezeki yang melimpah.

Saya sangat TIDAK SUKA ya dengan komentar-komentar yang menganggap remeh terhadap uang dan kekayaan.
  • "ngapain kaya mas, toh harta kekayaan tidak akan dibawa mati. Harta tidak dibawa mati"
  • "ngapain jadi milioner mas, yang penting bahagia." 
Ini jelas SALAH.

Kekayaan bisa dibawa mati, jika kekayaan itu kita gunakan untuk memberangkatkan orang tua naik haji, membiayai sekolah aak yatim, mobil mewahnya dibawa untuk menuntut ilmu (mengaji, seminar, pelatihan), membuat sekolah gratis, dan amal-amal baik lainnya.

Kekayaan bisa dibawa mati, jika kita bisa menebar kemakmuran kepada banyak orang di sekitar kita, apalagi ummat di negeri ini.

Boleh-lah berkata seperti itu, jika Anda sudah benar-benar kaya, atau minimal mempunyai penghasilan di atas 100 juta per bulan.

Jika yang bilang gajinya masih pas-pasan, maka ada dua kemungkinan.
  • Hanya ingin menghibur diri.
  • Orang itu mau menyembunyikan ketidak mampuannya mengubah nasib dengan sok mengeluarkan kalimat bijak.
***
Jadi apa yang harus dilakukan untuk bisa menjadi miliyarder kaya raya? Bagaimana menjadi muslim yang kaya raya?

Untuk menjadi kaya itu butuh proses. Tapi, untuk memiliki mental kaya, detik ini juga Anda pasti bisa.

Jadi, langkah awal untuk menjadi miliyarder kaya raya adalah memiliki mental kaya.

Mental kaya adalah sebuah mental yang menentukan seseorang bisa menjadi kaya atau tidak. Mental kaya itu contohnya: tidak suka meminta-minta, tidak suka gratisan, tidak iri terhadap kekayaan orang lain, lebih banyak memberi daripada menerima.

Kalau diberi ya terima. Tapi jangan minta. Pantang meminta-minta. Itu kuncinya.

Indonesia akan jadi negara HEBAT jika makin banyak penduduknya punya mentalitas miliyarder. Mental Kaya.

Sebaliknya, Indonesia akan terus jadi negara KERE jika mayoritas penduduknya punya mentalitas kere. Mental Miskin.

Selengkapnya

Kunci Rahasia Agar Rezeki Bisa Datang Sendiri

Inilah Konsep Rezeki. Dengan memahami konsep rezeki, Anda bisa menemukan cara bagaimana agar rezeki bisa diantar oleh Allah SWT. Rezeki datang sendiri.

Manusia dan Kemilau Dunia


Tidak banyak orang tahu bahwa manusia dan kemilau dunia sudah Allah pasangkan secara kodrati. Sudah takdir. Sudah sunatullah.

Kita sebagai manusia, makhluk Allah SWT yang paling mulia, memang diciptakan berikut dengan hawa nafsu untuk mencintai dunia. Makhluk yang lain? Tidak. Lihat saja kambing. Kambing tidak suka dengan mobil mewah. Lihat pula semut. Apakah semut suka dengan uang? Yang semut butuhkan adalah gula sebegai sumber energi.

Berbeda dengan manusia. Deposito, mobil mewah, rumah mewah, anak shaleh, keturunan, istri, wanita cantik. Secara naluri, memang sudah Allah pasangkan itu semua untuk manusia.

Mau tahu ayatnya? Simak firman Allah berikut ini.
“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia, kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia. Dan di sisi Allahlah tempat kembali yang baik. (QS Ali Imraan: ayat 14)
Jadi, kalau kita suka dengan dunia itu wajar. Kita berdoa kepada Allah berharap dunia, itu wajar. Kita berdoa minta rezeki yang banyak, itu wajar. Kita berdoa minta rumah yang bagus untuk membahagiakan keluarga, itu wajar. Kita berharap bisa melunasi hutang, itu wajar. Kita berdoa minta uang yang banyak agar bisa bermanfaat untuk orang lain, itu wajar.

Lalu apa yang tidak wajar? Meminta dunia kepada SELAIN ALLAH. Itu yang TIDAK wajar.

Kalau Anda ingin mempunyai mobil mewah, lalu berharap kepada sang DUKUN, itulah yang tidak wajar.

Saya tidak suka ya dengan orang-orang yang bicaranya asal bicara, tanpa dasar, dan keyakinannya setengah-setengah. Sering ya kita mendengar orang lain yang berkata:

“berdoa kok berharap dunia?”
“sedekah kok pengen dibalas?”
“ibadah kok ingin dunia?”
“shalat kok ingin kaya?”

Sebagai muslim yang beriman, YAKIN-lah bahwa Allah SWT satu-satunya Tuhan. Hanya Allah-lah Sang Pemilik Dunia dan segala isinya. Jika bukan kepada Allah kita berharap dunia, lalu kepada siapa kita berharap? Tolong dijawab!

Andai kita ingin mempunyai mobil (untuk membahagiakan keluarga kita), apakah ada orang lain yang mau ngasih?

Andai kita sedang dililit utang yang banyak, apakah ada orang lain yang mau melunasi hutang kita?

Kita tidak punya uang, lalu kita meminta kepada orang lain, yang ada malah kita menjadi hina. Bukan uang yang kita dapatkan, malah hinaan yang kita telan.

***

Sekali lagi, jika kita ingin berubah hidup, jika kita ingin menjadi kaya, jika kita ingin mempunyai kekayaan harta yang banyak, mintalah kepada Allah SWT. Berdoa.

Kalaupun kita terpaksa meminjam uang kepada orang lain untuk melunasi hutang, baiknya berdoa dulu kepada Allah. Berdoa agar Allah memudahkan jalan keluar dari masalah kita. Masalah hutang.

Kalaupun kita terpaksa harus kredit mobil, baiknya berdoa dulu kepada Allah. Siapa tahu, tanpa harus kredit, kita bisa mendapatkan mobil yang kita idamkan.

Jadi, langkah pertama adalah Allah. Berdoa kepada Allah SWT. Selanjutnya, lengkapi dengan ikhtiar. Lengkapi dengan usaha.

Konsep Rezeki


Kesenangan dunia yang tidak membawa kepada kesenangan negeri akhir adalah kesenangan yang sia-sia.

Konsep rezeki adalah apa yang Allah berikan untuk kita. Rezeki adalah apa yang segala Allah berikan untuk bisa kita nikmati. Rezeki bukan hanya uang.

Banyak orang yang berdoa minta “rezeki yang banyak”, padahal maksud dalam hatinya adalah “uang yang banyak”. Walhasil, jangan heran apabila kita tidak mendapatkan uang yang banyak. Rezeki itu umum. Kesehatan juga rezeki. Bahkan, kesehatan adalah harta yang paling berharga. Jadi, jika kita berdoa meminta rezeki yang banyak, sementara badan Anda sehat-sehat saja, keluarga juga sehat, itu tandanya Allah sudah mengabulkan doa kita. Meskipun kenyataannya kita masih kekurangan uang.

Sekali lagi rezeki bukan hanya uang. Rezeki bukan hanya harta.

Ilmu juga rezeki. Bisa membaca Al Quran juga rezeki. Bisa membaca dan menulis juga rezeki. Buktinya, dengan bisa membaca dan menulis Anda bisa bekerja dan mendapatkan gaji.

Anak juga rezeki. Apalagi anak shaleh, sholehah. Cerdas pula. Kalau ada pasangan yang belum mempunyai keturunan, kan suka ada yang bilang ya “mungkin belum rezeki kali.” Jadi, anak = rezeki.

Tidak ada-lah makhluk di dunia ini yang tidak Allah kasih rezeki. Semuanya Allah kasih rezeki. Perbedaannya, ada yang lebih banyak, ada pula yang lebih sedikit. Banyak atau sedikit rezeki itu tergantung besarnya usaha kita. Masa mau disamain antara yang malas dengan yang rajin?

Rezeki itu ada yang harus dijemput, ada pula yang diantar. Bahkan adapula yang tidak disangka-sangka. Semua tergantung usaha. Semua tergantung amal. Semakin banyak amal, semakin banyak rezeki.

Menjemput rezeki

Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menjemput rezeki. Secara umum, usaha secara lahiriah mutlak diperlukan. Contoh: bekerja di kantor, bekerja di pabrik, berdagang, jualan di pasar, menjadi pengusaha, menjadi developer perumahan, menjadi guru, dan sebagainya.

Namun, ada hal-hal yang bisa mempermudah proses penjemputan rezeki. Ada pula yang mempersulit proses tersebut.

Shalat lima waktu, mengajar di kelas, lembur tanpa minta dibayar, sharing ilmu melalui blog, dan segala amal baik lainnya. Semua itu bisa mempermudah proses penjemputan rezeki.

Lalu, sebaliknya segala amal buruk bisa menghambat bahkan mempersulit penjemputan rezeki. Contoh: korupsi uang, korupsi waktu, terlalu perhitungan (hanya mau bekerja jika dibayar), tidak mau membantu orang lain, pelit, pamer, ingin terlihat kaya, suka menfitnah, suka ngomongin orang, dan lain sebagainya.

Agar Rezeki Diantar oleh Allah

Kalau tadi harus menjemput rezeki, sekarang malah ada rezeki yang tidak perlu dijemput. Rezekinya sudah diantar. Rezeki datang sendiri. Bagaimana caranya? Apa Kunci Rahasia Agar Rezeki Bisa Datang Sendiri?

Jawabannya:
Lakukan amal-amalan sunnah. Tentu, jangan lupakan amal-amalan yang sifatnya wajib.

Amal-amalan sunnah yang mengundang datangnya rezeki contohnya adalah:
Shalat Dhuha, Shalat Tahajjud, Sedekah, Puasa Senin Kamis, Membaca Al Quran, Menghafal Al Quran, dan sebagainya.

Bicara Shalat Duha, selain mengundang datangnya rezeki, shalat ini bisa membuat kita bebas waktu. Bisa menikmati banyak waktu bersama keluarga, tanpa harus pusing memikirkan urusan rezeki dan keuangan. Dhuha artinya itu sama dengan waktu. Waktu dhuha. Dalam filosofi bisnis, waktu adalah uang. Betul apa betul?

Banyak orang yang mempunyai banyak uang, namun tak punya waktu. Kerja terus. Gak ada waktu untuk mendampingi keluarga, mengunjungi sahabat dan saudara, gak ada waktu jalan-jalan, gak ada waktu untuk liburan, termasuk waktu untuk shalat.

Ada pula orang yang mempunyai banyak waktu namun tak punya uang. Ini sih biasanya pengangguran. Waktunya banyak, tapi uangnya seret.

Insya Allah, jika kita rajin shalat dhuha, termasuk amal-amalan sunnah yang lainnya, perkara rezeki bukanlah hal yang susah. Rezeki bisa datang sendiri, diantar oleh Allah Yang Maha Kuasa, Yang Maha Pemberi Rezeki.

Rezeki yang tidak disangka-sangka

Kalau yang ini, hanya berlaku bagi orang tertentu saja. Tidak berlaku bagi semua orang. Hanya orang yang bertakwa yang bisa mendapatkan ini. Yang suka maksiat dan meninggalkan kewajiban, jangan harap bisa dapat ini. Jangan harap bisa mendapatkan rezeki yang tidak disangka-sangka.

Kata kuncinya adalah takwa.

Bertakwa bisa diartikan sebagai kepekaan batin yang sangat tinggi dari seseorang terhadap sesuatu yang baik maupun yang buruk, sehingga ia mampu memilih tindakan terbaik untuk dirinya.
***

Kalau dilihat secara hirarkis, tingkatan rezeki berbading lurus dengan tingkatan amal.
  • Amal standar (hanya mengerjakan yang wajib), yaa rezekinya juga standar. Amal standar, rezekinya harus dijemput.
  • Amalnya meningkat (bukan hanya yang wajib, yang sunnah pun dikerjakan), rezekinya juga meningkat. Rezeki bisa Allah antar, kapan pun kita mau. Kapan pun kita butuh.
  • Amalnya lebih meningkat lagi (dilengkapi dengan syukur, tawakkal, pasrah diri, taubat, banyak istighfar, takwa), siap-siap untuk mendapatkan suprise dari Allah. Rezeki yang tidak diduga.

Dunia ini memang disedikan untuk kita, manusia. Tapi, kita jangan memaksakan diri dengan hal-hal yang di luar batas kewajaran. Sebab bila itu terjadi, bukan dunia yang terengkuh, melainkan bayangan neraka.
Ust. Yusuf Mansur
Selengkapnya

Seminar Rahasia Sukses Sejati, Kaya Raya, Berkah, Berlimpah


Seminar Rahasia Sukses Sejati menjadi Pengusaha Kaya Raya dan Karyawan Mapan. Sangat pas untuk Anda yang ingin sukses, mulia, berkah, berlimpah.

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokaatuh.

Setelah sekian lama saya amati dan alami ternyata "miskin itu gak enak". "Gak punya uang itu perih banget. Pahit sekali." Semua orang juga tahu, ya. Hehehe.

Tapi, mengapa masih banyak orang yang masih betah berlama-lama hidup dalam kemiskinan? Bukankah Allah hanya menciptakan kekayaan dan kebercukupan?

Sebenarnya, miskin bukanlah nasib yang tak bisa diubah. Miskin bukanlah suatu takdir yang tak bisa diubah. Apa sih yang gak mungkin di dunia ini. Semua orang bisa sukses. Semua orang bisa menjadi kaya raya.

Miskin hanyalah buah dari kemalasan. Bisa jadi malas bekerja, malas belajar. Atau, bisa jadi raganya bekerja di kantor tapi pikirannya kemana-mana? Bisa jadi, kerja tapi asal kerja.

Sebenarnya:
  • Kapan kerja itu bernilai ibadah? Kapan bernilai sia-sia? 
  • Bagaimana mengatasi rutinitas kerja yang membosankan?
  • Bagaimana mengatasi utang yang melilit dan masalah yang membelit?
  • Bagaimana cara menjadi karyawan yang mapan?
  • Bolehkah kerja sambil usaha? Bagaimana solusinya?

Temukan jawabannya dalam acara seminar motivasi 'Success Protocol' yang digelar oleh mas Ippho Santosa bersama Dompet Dhuafa. Sebuah acara seminar yang banyak membahas tentang Rahasia Sukses Sejati, Kaya Raya, Berkah, Berlimpah bagi Pengusaha dan Karyawan.

Silahkan ikuti seminarnya yang akan dilaksanakan pada:
  • Ahad, 30 Oktober 2016
  • Jam 08.00 – 12.00 WIB
  • Masjid Istiqlal Jakarta
Biaya? GRATIS!

Selain Ippho Santosa, hadir juga seorang CEO perusahaan nasional dan motivator skala internasional, yang akan berbagi pengalaman soal meraih kesuksesan. Datanglah bersama teman-teman dan saudara-saudara. Ajaklah mereka sukses bersama-sama Anda.

Info lebih lengkap silahkan cari tahu di sini:


Wassalamualaikum.
Selengkapnya

Perbedaan Kebiasaan Orang Kaya dan Orang Biasa

Orang Kaya versus Orang Miskin

Sebenarnya menjadi kaya adalah hak setiap orang. Menjadi miskin atau menjadi kaya adalah pilihan. Tidak adalah seseorang yang terlahir langsung kaya. Tidak ada seseorang yang lahir ke alam dunia ini dengan berkalungkan emas permata dan membawa segepok uang dari dalam kandungan. Semua sama. Lahir dalam keadaan miskin. Tanpa baju. Tanpa busana. Tanpa kekayaan.

Lalu, mengapa seseorang bisa menjadi kaya sementara yang lain miskin? Jawabannya, niat dan kesungguhan.

Kalau kita terlahir dari keluarga yang kaya raya dan berkecukupan, itu adalah anugerah. Sejauh mana kita bisa mensyukurinya.

Kalau kita terlahir dari orang tua yang miskin, itu bukanlah akhir dari segalanya. Itu bukanlah takdir yang tak bisa diubah. Kita bisa menjadi kaya asal kita mau dan bersungguh-sungguh dalam berusaha.

Dalam beberapa artikel sebelumnya pernah dibahas bahwa muslim itu wajib kaya. Dengan kekayaan kita bisa berbuat banyak untuk ummat. Banyak ibadah dan amal yang menuntut kita harus kaya. Banyak ibadah yang mengharuskan kita beramal dengan harta. Contoh: qurban, aqiqah, naik haji ke Tanah Suci, zakat, sedekah, membangun mesjid, membangun pesantren, dan sebagainya.

Pembahasan kali ini lebih banyak menguraikan tentang perbedaan kebiasaan orang kaya dan orang biasa. Perbedaan kecil yang nyata-nyata berdampak besar terhadap perubahan nasib.

Inilah Perbedaannya


  • Orang kaya lebih percaya bahwa kesuksesan itu ada campur tangan Allah SWT. Orang biasa lebih percaya pada usaha semata.


Semakin banyak kita berdoa kepada Allah, semakin mudah jalan usaha yang akan kita lalui. Sebaliknya, orang biasa hanya mengandalkan ikhtiar tanpa doa, seakan-akan ia mampu meraih kesuksesan dengan tangannya sendiri.

Ada dua kemungkinan bagi orang biasa yang tidak mengenal doa. Jika ia sukses, maka ia akan sombong. Jika gagal, maka ia akan putus asa.

Berbeda dengan orang kaya. Terutama muslim yang kaya. Jika ia sukses, ia akan sederhana dan banyak beramal untuk ummat. Jika ia gagal, ia akan lapang dada karena ia yakin Tuhan Selalu Ada. Allah Mah Melihat, Allah Maha Kaya, Allah Maha Pemberi Rezeki. Terkait hal ini silahkan baca doa cepat kaya, sukses mulia, berkah, berlimpah.
  • Orang kaya hidupnya sederhana, sementara orang biasa hidupnya ingin kelihatan kaya.
  • Orang kaya menghabiskan waktu untuk membaca, sementara orang biasa menghabiskan waktu dengan menonton TV. 
  • Bagi orang kaya, waktu bersama keluarga itu penting. Bagi orang biasa, pekerjaan lebih penting. 
  • Orang kaya bangun lebih pagi, sementara orang biasa bangun kesiangan. 
  • Orang kaya tidur lebih awal, sementara orang biasa banyak begadang dan nongkrong bersama teman. 
  • Orang kaya senang melihat orang lain sukses, orang biasa iri melihat kesuksesan orang lain. 
  • Orang kaya pergi menuntut ilmu, orang biasa pergi menonton bola. 
  • Orang kaya banyak sedekah dan amal, orang biasa berharap sedekah. 
  • Orang kaya yakin bahwa kesuksesan itu mudah diraih, orang biasa berpikir bahwa sukses itu sulit.
Baiklah.

Tidak perlu bercerita panjang lebar. Yang terpenting adalah tindakan kita saat ini. Segera perbaiki diri dan perbanyak amal agar kesuksesan, kekayaan, kesejahteraan itu mudah diraih. Kuncinya adalah dekat dengan Allah Yang Maha Kaya, Allah Yang Maha Kuasa.

Banyak sekali amal-amal yang bisa mengundang rezeki, membuat kita kaya, membuat kita enteng jodoh, enteng rezeki. Salah satunya dengan rutin shalat dhuha.

Shalat dhuha adalah shalat sunnah yang dilakukan di pagi hari. Efeknya, kita mudah mendapatkan rezeki. Bahkan rezeki bisa datang sendiri.

Tahukah Anda, Sandiaga Uno adalah orang terkaya di Indonesia. Salah satu kunci sukses dan kunci kekayaan Sandiaga Uno adalah Shalat Dhuha.

Sudah dulu ya.

Jangan lupa baca Surat Al Waqiah ya. Yang rutin. Setiap selesai ashar dan selesai subuh, minimal 1 kali.
Selengkapnya

40 Hari Menjadi Kaya Raya Beneran, Berkah, Berlimpah

40 hari menjadi kaya raya. Silahkan lakukan langkah di bawah ini secara rutin. Insya Allah, rezeki dan kekayaan akan tunduk pada Anda. Lebih berkah. Lebih berlimpah.


40 Hari Menjadi Kaya Raya Beneran, Berkah, Berlimpah

Ada banyak cara yang orang lakukan agar menjadi kaya bahkan kaya raya. Ada yang menggunakan cara yang benar dan halal, adapula cara yang tidak halal. Mengapa saya berani mengatakan demikian? Ya memang betul banyak orang yang menjadi kaya namun dengan cara-cara yang tidak halal, tidak pantas, tidak berkah. Hanya sedikit orang yang jujur.

Contoh sederhana deh.
Kalau kita belanja di warung tetangga, kemudian si pemilik warung lupa ngasih kembalian lebih, apa yang kita lakukan? Pura-pura gak tahu kan? Itu tidak halal, bos. Tidak baik.

Pernah mendapatkan SMS penipuan? Bagi si pengirim SMS, itu adalah cara yang tidak halal untuk mendapatkan rezeki.

Carilah rezeki yang halal. Insya Allah berkah.

Ingat ya... sehebat apapun ia menipu orang, pasti akan dapat balasannya. Baik di dunia maupun di akhirat. Di dunia? Bisa saja anaknya sakit-sakitan, orang tuanya stroke, istrinya selingkuh, dan sebagainya.

Baiklah. Jadi ngawur kemana-mana.

Untuk menjadi kaya bahkan kaya raya beneran, tidaklah semudah yang kita banyangkan. Ada tahap demi tahap yang harus kita lewati. Ada proses yang harus dilalui. Ada perjuangan yang harus dilakukan. Ada pengorbanan. Lain cerita jika Anda lahir sudah kaya. Itu sih suatu keberuntungan.

Mengapa 40 hari menjadi kaya raya? Mengapa harus 40 hari sih? Yes, ini lebih cepat dari yang biasa orang lakukan. Ada yang tahunan baru bisa kaya. Ada yang belasan tahun bahkan puluhan tahun.

Lantas, apakah bisa dengan 40 hari kita bisa menjadi kaya mendadak? Saya sih tidak menjamin. Tergantung usaha dan doa, serta pendekatan kepada Yang Maha Kuasa. Karena hanya Allah-lah yang menjamin rezeki Anda, rezeki kita semua.

Cara Cepat Menjadi Kaya Raya

Baiklah.

Step by step, langkah demi langkah silahkan lakukan tips berikut ini agar kekayaan akan tunduk kepada kita. Hal yang paling penting adalah keyakinan kepada Allah SWT Yang Maha Kaya.

1. TK = Tilawah Konsisten
2. SD = Shalat Dhuha
3. SMP = Shalat Malam Pertahankan
4. SMA = Senantiasa Menghafal Al Quran
5. S1 = Silaturahim
6. S2 = Shaum Sunnah
7. S3 = Sedekah Sebanyak-banyaknya Seikhlasnya

7 langkah di atas sebaiknya dilakukan secara konsisten, telaten, dan penuh ikhlas. Lakukan secara rutin. Selama 40 hari. Jangan lupa, lengkapi dengan doa agar kita bisa menjadi muslim yang kaya.

Bicara mengenai ikhlas, ikhlas itu butuh proses. Lakukan saja dulu. Seiring berjalannya waktu, lama kelamaan ikhlas itu akan tertanam dengan sendirinya.

Jika ketujuh langkah di atas dilakukan secara sempurna, Insya Allah kekayaan itu akan Allah turunkan kepada kita.

Oh ya, yang terpenting adakah fokus pada Allah-nya, bukan pada kekayaan, rezeki atau dunia-nya. Kebanyakan dari kita malah fokus pada rezekinya bukan pada Yang Maha Memberi Rezeki.

Lanjut?
Yang tadi itu adalah fondasi untuk menuju kekayaan, berlimpah dan barokah. Kalau fondasinya kuat, Insya Allah bangunannya pun akan kuat.

Selanjutnya, kita pun harus mau berusaha secara lahiriah. Upaya. Ikhtiar. Apa saja upaya yang harus kita lakukan? Kita lakukan hal-hal yang sudah dilakukan oleh orang kaya tentunya. Apa saja? Kita sebut saja sebagai wasilah kekayaan.

Wasilah Kekayaan

Di bawah ini adalah wasilah atau jalan menuju kekayaan berlimpah.

1. Mau belajar
2. Bisnis
3. Investasi : Reksadana, Properti, Emas, investasi pada bisnis orang lain.

Pembelajaran

Sukses itu perlu belajar. Untuk menjadi kaya, ya harus mau belajar. Belajar yang baik itu harus ada gurunya. Langsung.

Membaca buku memang bagus. Lebih bagus daripada orang yang tidak membaca. Tapi, jika ingin lebih dahsyat lagi, belajar langsung dari orang kaya dan sukses. Langsung dari orangnya. Bukan sekedar dari bukunya.

Ada tiga cara belajar secara langsung: jadi partner bisnisnya, jadi stafnya, atau jadi muridnya. Itu lebih mengena. Anda akan merasakan aura positif, semangat kerja, motivasi bisnis, inspirasi, dan seterusnya.

Bisnis

Ya.. ini tidak bisa ditawar lagi. Salah satu jalan menuju kaya adalah harus mempunyai usaha atau bisnis. Tanpa bisnis, sepertinya akan membutuhkan waktu yang lebih lama lagi untuk menjadi kaya dan sukses.

Bisnis apa saja. Selama halal, kenapa tidak dijalankan.

Ingat, sembilan dari sepuluh pintu rezeki itu ada dalan perniagaan. Perniagaan sama dengan perdagangan alias bisnis. Jadi, 90% pintu rezeki itu ada dalam bisnis. Lalu, yang 10% lagi? Ini diperebutkan oleh pekerjaan diluar bisnis. Contoh: karyawan, pengacara, dan seterusnya.

Investasi

Setelah bisnis dijalankan, langkah selanjutnya adalah investasi. Ingat ya, investasi yang halal dan berkah. Bukan investasi bodong.

Investasi yang bagus itu contohnya reksadana, emas, properti, dan investasi pada bisnis orang lain.

Bisnis itu ibarat pedang, investasi itu ibarat tameng. Bisnis itu ibarat amunisi dan alat perang, investasi itu benteng.

Ada kalanya, bisnis itu tidak semulus yang kita harapkan. Bisnis itu tidak selamanya untung. Ada kalanya bisnis itu merugi. Saat-saat merugi, saat-saat orderan sepi, kita butuh dana cadangan. Jangan sampai zero saving.

Dari mana kita bisa dapat dana cadangan? Ya dari simpanan kita. Dari investasi kita. Contoh: emas dan reksadana.

Bagaimana dengan investasi pada bisnis orang lain, saham pada bisnis orang lain? Berinvestasilah pada bisnis yang sudah teruji. Baik bisnisnya maupun ownernya. Cirinya? Bisnisnya sudah jalan tiga tahun lebih dan sudah mempunyai 3 cabang.

Gak usah muluk-muluk. Kita bisa menanam modal pada warung di sekitar kita. Lihat dan perhatikan. Jika ia sudah mempunyai 3 cabang, maka cabang yang keempat kita yang modalin. Kita bisa ikut memberikan modal.

Mengapa harus berinvestasi pada bisnis orang lain? Untungnya kan lebih kecil dibandingkan dengan bisnis milik sendiri? Betul. Itu betul.

Alasannya sederhana. Apabila usaha kita bangkrut, kita masih punya penghasilan.

Lebih bagus lagi, kalau kita mempunyai saham pada 5 perusahaan yang berbeda, pada bisnis yang berbeda, pada warung yang berbeda. Saat yang 1 bangkrut, kita masih punya 4 lagi yang lain.

Baiklah.

Sepertinya, mata anda sudah lelah membaca artikel ini.

Silahkan lakukan langkah tersebut di atas. Insya Allah rezeki itu, kekayaan itu akan tunduk kepada Anda. Insya Allah, Allah akan berikan kepada Anda.

Jika dilakukan dengan benar, ikhlas, dan sungguh-sungguh, bisa jadi, sebelum 40 hari, anda sudah menjadi orang kaya.

Apakah ada standar kekayaan seseorang? Standar kekayaan bukanlah dengan membandingkan kita dengan kekayaan orang lain. Standar kekayaan sebenarnya adalah kondisi kita sekarang lebih baik daripada kondisi sebelumnya.

Kekayaan itu rezeki. Rezeki itu banyak macamnya. Salah satunya rezeki yang tidak disangka-sangka. Penasaran? Silahkan baca tentang cara mendapatkan rezeki yang tidak disangka-sangka.

Terima kasih.

www.urifhidayat.com.
Selengkapnya

Doa Agar Cepat Kaya Raya, Sukses, Mulia, Berkah, Berlimpah

Inilah Doa Agar Cepat Kaya Raya. Silahkan dibaca dengan rutin. Baca setiap hari. Insya Allah, rezeki itu akan datang dengan mudah, lebih banyak dan lebih berkah.


Assalamu alaikum Wr. Wb.

Banyak doa untuk mendapatkan kekayaan yang bisa kita panjatkan kepada Yang Maha Kuasa. Salah satunya doa yang dipanjatkan oleh Nabi Sulaiman AS berikut ini:


Yang Insya Allah artinya adalah:
Ia berkata: "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi". (QS Shaad: 35).

Silahkan dibaca doa tersebut setiap hari. Insya Allah, bukan hanya sekedar kekayaan yang Allah berikan, bahkan dunia beserta isinya pun Allah kasih.

Doa lain yang bisa kita rutinkan adalah doa berikut ini.


Insya Allah Artinya : maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdo'a: "Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri ni'mat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh". (QS An Naml: 19)

Doa-doa tersebut saya kutip dari sumbernya, Al Quranul Karim. Silahkan dibaca dengan dimulai dari kalimat Rabbi.

Baiklah.

Bicara tentang doa cepat menjadi kaya, berarti bicara tentang kekayaan. Bicara tentang kekayaan, berarti bicara tentang rezeki.

Sebetulnya, rezeki itu sudah Allah jamin bagi setiap orang. Allah Subhaanahu Wa Ta'ala sudah memberikan garansi rezeki bagi setiap makhluk-Nya. Jadi, tidak perlu khawatir tentang rezeki yang akan kita terima.

Bagi Anda yang mempunyai penghasilan 700 ribu rupiah dan anaknya 7, tidak perlu khawatir. Karena apa? Karena anak Anda hidup bukan dari gaji Anda.

Sejatinya, rezeki itu ada tiga macam.

1. Rezeki yang dicari
2. Rezeki yang dijemput
3. Rezeki yang tidak disangka-sangka.

Seandainya kita paham mengenai ketiga rezeki di atas, kita tidak akan khawatir mengenai urusan rezeki, urusan kekayaan, dan urusan keuangan.

Rezeki yang dicari

Rezeki yang dicari adalah adalah rezeki yang memang harus dicari sementara kita tidak tahu dimana posisi rezeki itu berada. Kita diharuskan mencarinya kapan pun dan dimana pun.

Seorang supir angkot, apakah ia tahu bahwa di pinggir jalan yang akan ia lewati akan ada calon penumpang. Ia hanya menduga sambil mencari. Seorang tukang bakso, apakah ia tahu bahwa barang dagangannya akan laku habis hari ini. Yang ia lakukan adalah mencari pelanggan sampai dagangannya habis. Seorang sales motor, apakah ia tahu bahwa hari ini akan terjadi dealing atau ada calon customer yang mau membeli motornya. Itulah contoh rezeki yang dicari.

Rezeki yang dijemput

Seseorang yang rajin ibadah, rajin berdoa, rajin bersedekah, rajin shalat dhuha, tidak perlu khawatir mengenai 'jatah' rezeki yang Allah SWT berikan. Kita hanya bertugas untuk menjemputnya dengan ikhtiar.

Apa bedanya rezeki yang dicari dengan rezeki yang dijemput?

Rezeki yang dijemput adalah rezeki yang kita tahu dimana posisi rezeki itu berada. Atau kita tahu kapan rezeki itu datang. Walaupun ini hanya sebatas pengetahuan kita. Hanya sebatas dugaan. Sepenuhnya hanyalah Allah Yang Tahu.

Contohnya?

Seorang tukang bakso mendapatkan order dari seseorang yang akan merayakan pernikahan.
Seorang sales motor mendapatkan order dari instansi pemerintah yang akan membeli motor baru untuk inventaris pegawainya.

Apa yang harus mereka lakukan? Ya tinggal jemput saja rezeki itu, peluang itu, kesempatan itu, orderan itu. Bukankah menjemput itu lebih baik daripada mencari.

Rezeki yang tidak disangka-sangka

Ini adalah rezeki yang tidak diduga kedatangannya. Kita tidak tahu, kita tidak menduga. Tahu-tahu, rezeki itu datang dengan sendirinya.

Mau contoh?

Seorang guru yang tiba-tiba mendapatkan 'salam tempel' dari anak muridnya.
Seorang supir taxi yang tiba-tiba mendapatkan bayaran lebih dari penumpangnya. Ia mendapatkan satu juta rupiah, padahal argonya cuma 50.000.
Seorang pengusaha yang tiba-tiba kebanjiran order ratusan juta rupiah.

Itulah rezeki yang tidak disangka-sangka. Apakah itu pernah terjadi? Bisa jadi, ya. Bagi siapa? Bagi orang-orang yang dipilih Allah SWT. Tentunya, orang -orang yang dekat dengan-Nya.

Prinsipnya, banyak amal banyak rezeki.

Sudah dulu ya...
Nanti saya lanjut lagi.

Jangan lupa, doa yang tadi, doa agar cepat kaya raya, silahkan dibaca dengan rutin. Baca setiap hari. Insya Allah, rezeki dan kekayaan akan datang dengan mudah, lebih banyak dan lebih berkah.

Wassalamu 'alaikum,

www.urifhidayat.com

Selengkapnya

Ippho Santosa, Sang Motivator Indonesia Terfavorit


Seiring berjalannya waktu, tak terasa ya, banyak hal yang telah saya share kepada teman-teman pengunjung web ini. Mulai dari sebuah tulisan tentang surat Al Waqiah, dzikir setelah shalat dhuha, cara cepat bayar utang, percepatan rezeki dalam 40 hari, dan seterusnya. Terakhir mengenai rezeki yang tidak disangka-sangka.

Apa yang saya tulis di web ini merupakan hasil dari apa yang saya dapatkan dari guru-guru saya, motivator saya. Saya praktekkan dan saya bagikan kepada teman-teman sekalian.

Baiklah. Kali ini kita akan bicara tentang motivator.

Sang Motivator Indonesia Terfavorit


Bicara tentang guru, bicara tentang motivator. Salah satu motivator Indonesia favorit saya adalah Ippho Santosa. Nama lengkapnya Ippho Dewata Santosa, seorang motivator pakar otak kanan. Banyak buku yang sudah ia tulis. Salah satu bukunya yang terkenal adalah 7 Keajaiban Rezeki. Sebuah buku yang menulis tentang bagaimana agar kita bisa berubah hidup dan bisa menggenggam rezeki. Buku-bukunya yang lain: Percepatan rezeki, Hanya 2 Menit, Moslem Millionaire, Magnet Rezeki dan Success Protocol. Buku terbarunya, Enteng Jodoh Enteng Rezeki (coming soon).

Mengapa saya menyukai beliau? Jawabannya sederhana, bahasanya mudah dipahami. Mudah diserap. Mudah dipraktekkan. Selalu saja ada ide brilian yang mungkin sebelumnya kita gak ngeh. Ide-idenya mas Ippho Santosa itu memang beda. Salau menjadi inspirasi. Dan kalau dipraktekkan, langsung jos. Beda dengan motivator lain.

Pada sebagian artikel, saya pun men-share tulisan mas ippho dari group whatsapp yang ia kelola. Tidak ada maksud lain, kecuali hanya berbagi ilmu. Kalau memang bermanfaat, kenapa tidak di-share agar orang lain pun dapat merasakan manfaatnya.

Dari mana saya mengenal beliau? Wah, saya lupa dari mana ya lebih tepatnya.

Kurang lebih saya mengenal Ippho Santosa dari media, antara lain: Blog/Web, Buku, Televisi, Youtube, Facebook, Twitter, dan Whatsapp serta Telegram. Saya buat berurutan karena memang demikian urutannya.

Seminar Motivasi

Saya menyukai seminar motivasi atau training motivasi karena hidup perlu motivasi dan ilmu. Tanpa motivasi, kadang-kadang kita lupa akan arti hidup kita sebenarnya. Kita suka lupa.

Mungkin karena kesibukan atau hal lain, kadang kita lupa bahwa ada impian yang belum kita raih. Kita lupa ada orang-orang terdekat kita terutama keluarga yang belum kita bahagiakan. Kita lupa ada orang tua yang belum kita bahagiakan. Kita lupa, bahwa hidup harus bermanfaat untuk orang lain.

Selain itu, seminar motivasi atau training motivasi merupakan majelis ilmu. Sedangkan, menuntut ilmu itu wajib hukumnya. Belajar itu wajib sampai akhir hayat.

Dalam seminar motivasi atau training motivasi kita bisa mendapatkan banyak ilmu. Terutama, ilmu praktis. Ilmu teknis. Ilmu yang kadang kita gak dapatkan dari sekolah ataupun kampus.

Sebagai contoh, dalam seminar tentang Magnet Rezeki dijelaskan bahwa di sekolah kita tidak belajar tentang ilmu uang. Setelah lulus, yang kita cari adalah uang dan kesejahteraan. Setelah uang didapat, seharusnya kita bisa mengelolanya dan melipatgandakannya. Kenyataannya, kita masih keteteran soal uang. Bukan uangnya yang sedikit. Bukan gajinya yang kecil. Gajinya sih lumayan besar, tapi cuma numpang lewat di rekening doang. Kenapa begitu? Karena kita gak tahu ilmu uang. Dimana kita bisa dapatkan ilmunya? Di seminar atau training.

Sudah dulu ya.

Untuk lebih mengenal Ippho Santosa, klik http://ippho.com/motivator-indonesia-motivator-terbaik-motivator-bisnis. Di sana Anda akan menemukan siapa itu mas Ippho Santosa dan darimana ia belajar.

Banyak ilmu yang sudah saya dapatkan dari beliau ini, Ippho Santosa, Sang Motivator Indonesia Terfavorit.

Terima kasih,
www.urifhidayat.com


Selengkapnya

Cara Mendapatkan Rezeki yang Tidak Disangka-sangka

Cara Mendapatkan Rezeki yang Tidak Disangka-sangka

Assalamu 'alaikum wr. wb.

Alhamdulillah saat ini kita masih diberikan kesempatan oleh Yang Maha Kuasa untuk bisa membaca, melihat, mendengar, menarik nafas, berjalan kaki, dan lain sebagainya. Sebagai wujud rasa syukur kepada-Nya, kita manfaatkan karunia, nikmat dan rezeki tersebut sebaik-baiknya. Insya Allah ya.

Baiklah kali ini, saya sebagai penulis urifhidayat.com, ingin berbagi mengenai apa sih rezeki yang tidak disangka-sangka. Lalu bagaimana caranya? Bagaimana cara mendapatkan rezeki yang tidak diduga, tidak disangka, tidak kita ketahui sebelumnya.

Baiklah.

Rezeki yang tak terduga

Banyak hal yang bisa membuat seseorang mendapatkan keajaiban. Banyak hal bisa membuat seseorang mendapatkan rezeki tak terkira, rezeki yang tidak disangka-sangka.

Rezeki semacam ini adalah salah satu indikator ketakwaan seseorang. Maksudnya? Dalam Al Quran Allah SWT berfirman bahwa barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, maka ia akan diberi jalan keluar dan Allah memberinya rezeki yang tidak disangka-sangka.

Cara mendapatkannya

Secara naluri, untuk mendapatkan rezeki itu kita harus berusaha. Salah satunya bekerja. Baik sebagai karyawan maupun sebagai pengusaha.

“Ayo kerja! Jangan manja!”
“Ayo kerja keras! Jangan malas!”

Ular dan burung saja dijamin rezekinya, apalagi manusia. Apalagi orang beriman. Apalagi orang beramal. Namun itu bukanlah alasan bagi kita untuk bermalas-malasan. Tetaplah bekerja keras.

Saat pemerintah menyerukan, “Kerja, kerja, kerja,” saya tambahkan dengan seruan, “Positif, positif, positif.” Kenapa? Begini.

Ketika hati berada di zona yang positif (good mood), itu akan lebih mudah menarik rezeki yang tidak disangka-sangka. 

Pekerjaan seperti dimudahkan. Atasan dan bawahan tidak sesulit yang dibayangkan. Urusan-urusan kelar lebih cepat daripada yang diperkirakan. Anda pernah mengalaminya?

Shamsi Ali pernah berkisah tentang pengalamannya, yang dulu cuma anak kampung di Sulawesi Selatan, tahu-tahu sekarang menjadi imam di ‘ibukota dunia’ yakni New York. Itu adalah rezeki yang tidak disangka-sangka. 

Imam yang sangat dekat dengan Jusuf Kalla, Michael Bloomberg, dan Bill Clinton ini lalu menggunakan posisinya ini untuk membangun dialog demi dialog dengan berbagai kalangan. Termasuk di gedung PBB. Dan pelan-pelan masyarakat Barat mulai mengenal Islam yang salah satu wasilahnya melalui Shamsi Ali.

Ketika saya dulu belum mengenal riyadhoh 40 hari menjadi kaya, hidup terasa sulit, kebutuhan meningkat sementara penghasilan pas-pasan, penghasilan gitu-gitu aja. Jauh dari tasbih, dzikir dan membaca Al Quran.

Dengan wasilah saya mendengarkan ceramah Ust. YM tentang 40 hari menjadi kaya, Alhamdulillah. Saya pratekkan, saya amalkan isi ceramah tersebut. Alhasil, kehidupan saya berubah. Keadaan ekonomi keluarga meningkat, badan sehat, rezeki ada aja. Jalan rezeki ada saja. Gak tahu dari mana asal-usulnya, rezeki itu selalu datang.

Pernah suatu ketika saya bertemu dengan seseorang yang belum kenal sebelumnya. Tahu-tahu orang tersebut memberi saya orderan. Memberi saya peluang usaha yang omzetnya lumayan besar. Kurang lebih 200 juta. Masya Allah. Itulah rezeki yang tidak disangka-sangka.

Segala bentuk amal sholeh, bisa mengundang datangnya rezeki. Rezeki yang tidak diduga.

Saya menulis seperti ini, mudah-mudahn tidak termasuk sombong. Hanya sekedar ingin berbagi pengalaman. Atau istilahnya tahaddus binni'mah. Mudah-mudahan bisa menjadi motivasi.

Yakinlah, rezeki tak pernah bergerak linier alias lurus-lurus saja. Akan selalu ada pertolongan dan rezeki yang tidak disangka-sangka. Bagi siapa? Bagi mereka yang sudah pantas dan selalu memperbaiki diri.

Kalau belum paham, silahkan dibaca kembali dari awal.

Sekian dari saya.
urifhidayat.com
Selengkapnya

Zakat di Bulan Ramadhan, Wajib Bagi Setiap Muslim

Banyak sekali manfaat Zakat Fitrah dan Zakat Maal di Bulan Ramadhan. Selain membersihkan diri dan harta kita, zakat bisa mengentaskan kemiskinan. Zakat di Bulan Ramadhan, Wajib Bagi Setiap Muslim. Termasuk Anda.

Zakat di Bulan Ramadhan, Wajib Bagi Setiap Muslim

Assalamu 'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh hikmah. Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh berkah. Selain berpuasa, kita juga diwajibkan untuk menunaikan zakat. Baik zakat fitrah, maupun zakat maal (zakat harta). Oh ya, mengenai zakat harta, tidak hanya berlaku bagi orang kaya saja. Anda pun termasuk. Kok bisa? Simak selengkapnya di bawah ini (kutipan dari Mas Ippho Santosa).

Bila seluruh muslim di Indonesia membayar zakat, nilainya bisa mencapai Rp 200 triliun per tahun. Yah, angka sebesar itu sangat meringankan APBN. Namun yang dikelola oleh lembaga amil zakat ternyata hanya sekitar Rp 3 triliun per tahun. Dengan kata lain, baru 1,5%.
Sekiranya seluruh muslim (yang wajib zakat) menunaikan kewajiban zakatnya, niscaya kemiskinan di dunia akan menghilang. Ya, menghilang. Ketimpangan ekonomi, kedengkian, dan kriminalitas pun akan jauh berkurang.
Jamak diketahui bahwa ketimpangan ekonomi telah lama melanda Amerika (AS), di mana 1% kaum elite menguasai 80% kekayaan negara. Sekedar perbandingan, di Indonesia 1% menguasai 40%. Meskipun AS dua kali lebih timpang, namun ketimpangan di Indonesia bukanlah perkara sepele.
Dari Ketua Baznas, saya diberitahu bahwa ketimpangan di zaman Pak Harto sangatlah parah. Namun setelah Pak Harto lengser sampai sekarang, menjadi-jadi parahnya. Sampai-sampai 1% orang menguasai 40% kekayaan negara. Kalau bukan parah, itu apa namanya?
Perintah sedekah dan zakat adalah salah satu cara Sang Pencipta untuk mendistibusikan kekayaan sekaligus mereduksi ketimpangan. Semakin merata, yah semakin baik. Niscaya ini akan mencegah penindasan, kedengkian dan kriminalitas.
Muhammadiyah di Indonesia, selain mempelopori Sholat Ied di lapangan terbuka dan pendirian rumah sakit Islam, juga mempelopori pembentukan lembaga amil zakat (mestinya pembentukan ini tugas pemerintah).
Hei, jangan mengaku muslim sejati jika hanya sholat namun tidak membayar zakat. Dalam kitab suci, perintah sholat dan perintah zakat hampir-hampir selalu disandingkan. Serangkai. Artinya sama-sama wajib dan tidak sempurna sholatnya jika ia tidak membayar zakat.
Begitu pentingnya zakat, sampai-sampai Abubakar yang santun saja pernah melabrak orang yang enggan berzakat. Dan jangan salah, yang wajib membayar zakat bukan orang kaya saja. Kalau pendapatan Anda sudah Rp 4 juta sebulan, kemungkinan besar Anda sudah wajib berzakat (harta dan penghasilan). Bukan sekedar zakat fitrah.
Pembayar zakat disebut muzakki. Penerima zakat disebut golongan mustahik. Bila mustahik ini dibantu, saya yakin kelak mereka akan menjadi muzakki. Karena Anda tahu tulisan seperti ini sangat penting, Anda boleh men-share-nya kepada yang lain. Tak perlu izin.
Di lubuk hati kita, harus ada perasaan 'kecil' ketika mengeluarkan zakat. Jangan merasa besar atau berat. Cuma 1/40 atau 2,5% tho? Yang kita nikmati selama ini jauuuh lebih banyak. Terus, syarat-syarat lainnya? Begini. Ilmu zakat itu detail, layaknya ilmu sholat. Baiknya tanya detailnya sama amil. Nggak akan tuntas kalau cuma lewat artikel.
Camkan baik-baik. Harta yang nggak dizakatkan mirip-mirip seperti makan buah salak sekalian dengan kulit-kulitnya. Penyakit kan? Iya, penyakit. Dan sedekah sebanyak apapun tak akan bisa menggantikan zakat (zakat harta dan zakat penghasilan).
Perlu disadari benar-benar bahwa zakat itu membersihkan, menumbuhkan, dan memelihara. Bagus tho? Sekiranya sedekah itu investasi, maka zakat itu proteksi. Kedua-duanya mutlak kita perlukan agar selamat dunia dan akhirat. Saya harap Anda setuju dengan saya. Sekian dari saya, Ippho Santosa.

Cukup jelas ya. Dengan mengeluarkan zakat, tidak usah takut harta akan berkurang.

Sudah dulu ya.

Wassalamu alaikum.
Selengkapnya

Niat Zakat Fitrah di Bulan Ramadhan untuk Diri Sendiri

Niat Zakat Fitrah di Bulan Ramadhan untuk diri sendiri. Setiap muslim wajib berzakat. Zakat Fitrah ialah zakat yang wajib kita tunaikan atas diri kita.

Niat Zakat Fitrah di Bulan Ramadhan untuk Diri Sendiri

Sudahkah kita mengeluarkan zakat tahun ini? Zakat adalah salah rukun Islam yang wajib kita tunaikan. Sebagai muslim yang baik, sebagai mukmin yang baik, tentu kita diwajibkan mengeluarkan zakat. Baik zakat maal maupun zakat fitrah.

Zakat Maal (bukan Mall. Mall = tempat belanja) adalah zakat yang wajib kita keluarkan atas harta yang kita miliki dengan syarat telah memenuhi nishab (takaran tertentu) dan telah cukup satu tahun. Siapakah yang wajib zakat maal? Apakah orang kaya? Belum tentu. Orang yang wajib mengeluarkan zakat adalah orang yang memiliki harta, asset, kekayaan, hasil pertanian, hasil perkebunan, hasil perniagaan, bisnis, dan sebagainya.

Sedangkan Zakat Fitrah ialah zakat yang wajib kita keluarkan atas diri kita. Setiap individu laki-laki dan perempuan muslim wajib mengeluarkan zakat. Kata Fitrah, merujuk pada keadaan manusia saat baru diciptakan. Fitrah = suci. Sehingga dengan mengeluarkan zakat ini manusia dengan izin Allah akan kembali fitrah, kembali suci.

Niat Zakat Fitrah di Bulan Ramadhan



Artinya: Saya niat mengeluarkan zakat fitrah atas diri saya sendiri, fardhu karena Allah Ta'ala.

Ingat ya! Ini adalah niat zakat fitrah. Bukan DOA. Bukan doa zakat fitrah. Kadang kala, saya merasa risih ketika seorang ustadz mengatakan doa zakat fitrah padahal yang dimaksud adalah niat zakat fitrah. Dalam kasus lain. ada yang mengatakan doa puasa padahal yang dimaksud adalah niat puasa. Doa tarawih, padahal yang dimaksud adalah niat tarawih. Jangan keliru ya. Antara niat dan doa itu beda. Sekali lagi saya katakan, be-da.

Yang berkewajiban membayar zakat Fitrah

Pada prinsipnya seperti definisi di atas, setiap muslim wajib mengeluarkan zakat fitrah untuk dirinya, keluarganya dan orang lain yang menjadi tanggungannya baik orang dewasa, anak kecil, laki-laki maupun wanita. Berikut adalah syarat yang menyebabkan individu wajib membayar zakat fitrah:
  • Orang yang mempunyai kelebihan makanan atau hartanya dari keperluan tanggungannya pada malam dan pagi hari raya.
  • Anak yang lahir sebelum matahari terbit pada akhir bulan Ramadan dan hidup setelah terbenam matahari.
  • Memeluk Islam sebelum terbenam matahari pada akhir bulan Ramadan dan tetap dalam Islamnya.
  • Seseorang yang meninggal setelah terbenam matahari akhir Ramadan.

Besar Zakat Ftrah

Besar zakat yang dikeluarkan menurut para ulama adalah sesuai penafsiran terhadap hadits adalah sebesar satu sha' (1 sha'=4 mud, 1 mud=675 gr) atau kira-kira setara dengan 3,5 liter atau 2.7 kg makanan pokok (tepung, kurma, gandum, beras) atau yang biasa dikonsumsi di daerah bersangkutan (Mazhab syafi'i dan Maliki). Jadi, sebaiknya 3,5 liter makanan pokok/beras bukan dengan uang. Ada tatacara tertentu, jika terpaksa berzakat dengan uang.

Waktu Mengeluarkan Zakat

Zakat Fitrah dikeluarkan pada bulan Ramadan, paling lambat sebelum orang-orang selesai menunaikan Salat Ied. Jika waktu penyerahan melewati batas ini maka yang diserahkan tersebut tidak termasuk dalam kategori zakat melainkan sedekah biasa.

Penerima Zakat

Penerima Zakat secara umum ditetapkan dalam 8 golongan/asnaf (fakir, miskin, amil, muallaf, hamba sahaya, gharimin, fisabilillah, ibnu sabil) namun menurut beberapa ulama khusus untuk zakat fitrah mesti didahulukan kepada dua golongan pertama yakni fakir dan miskin. Pendapat ini disandarkan dengan alasan bahwa jumlah/nilai zakat yang sangat kecil sementara salah satu tujuannya dikeluarkannya zakat fitrah adalah agar para fakir dan miskin dapat ikut merayakan hari raya dan saling berbagi sesama umat islam.

Apakah boleh berzakat kepada DKM Mesjid? Lembaga Amil Zakat? Oh, boleh. Mereka termasuk salah satu golongan penerima zakat dari 8 ashnaf tadi, yaitu 'amilin (panitia). Bagaimana jika panitia zakat itu dadakan? Maksudnya, dibentuk mendadak? Sebaiknya, mengenai urusan zakat tidak perlu membentuk panitia dadakan, seperti: lembaga sekolah membentuk panitia zakat, lembaga pemerintahan desa membentuk amil zakat. Mengenai urusan zakat, serahkan saja pada ahlinya. DKM Mesjid. LAZIS, BAZIS, dan sejenisnya. Syaratnya, harus terpercaya dan amanah.

Sudah dulu ya.

Sudahkah Anda berzakat hari ini?

Jangan lupa ya. Jangan sampai lewat bulan Ramadhan.

Selengkapnya

Sedekah di Bulan Ramadhan untuk Pengemis, Bolehkah?


Sedekah di Bulan Ramadhan

Assalamu 'alaikum Wr. Wb.
Senang sekali rasanya, kita masih diberikan nikmat panjang umur sampai bisa memasuki Bulan Ramadhan tahun ini. Banyak amal, banyak ibadah, banyak bekerja, jangan banyk tidur. Banyak sekali amal ibadah yang bisa kita lakukan di bulan Ramadhan. Salah satunya, membaca Al Quran dan Sedekah. Sedekah di Bulan Ramadhan, banyak sekali manfaatnya. Balasan pahalanya bisa berlipat ganda.

Terkait dengan sedekah, saya ingin mengutip tulisan dari Mas Ippho Santosa. Simak ya!

Sedekah ke pengemis di jalanan, boleh nggak? Di Jakarta dan kota-kota besar lainnya, hampir semua pengemis sudah tersistem. Terorganisir. Dilindungi preman dan oknum pejabat. Ini beneran.
Kayak franchise saja, pengemis-pengemis ini diberi 'wilayah beroperasi' dan harus membayar 'royalti' ke preman tertentu. Lalu, preman ini nyetor lagi ke oknum pejabat. Ya, tuh oknum pejabat serasa master franchise.
Siklus kezaliman ini terlihat kasat mata di kota-kota besar. Bukan kata orang. Terlihat bagaimana 'pihak manajemen' men-drop dan menjemput pengemis. Termasuk menyiapkan anak kecil untuk digendong. Saya sering sekali melihat prosesi ini di jalan-jalan.
Pernah memperhatikan bayi yang digendong itu? Selalu tidur pulas kan? Ya! Karena diberi obat tidur, obat bius, atau sejenisnya. Duh jahatnya. Logis saja, kebanyakan bayi akan rewel bila terkena terik matahari selama berjam-jam.
Asal tahu saja, pengemis biasa, tak akan bisa masuk seenaknya ke sebuah wilayah. Karena setiap wilayah sudah dipegang oleh preman dan oknum tertentu. Dengan kata lain, si pengemis hanya bisa beroperasi jika mau kongkalikong dengan preman dan oknum tersebut.
Sekiranya kita terus memberi dan 'memakmurkan' preman serta aparat tadi, maka kasihan sekali nasib bayi-bayi yang tak berdosa itu. Si pengemis? Mana mau tahu dia, toh itu bukan anaknya! Kebanyakan seperti itu!
Pengemis, preman, dan oknum yang tersistem adalah sebuah kezaliman. Ya, kezaliman. Kalau kita sudah tahu dan masih saja memberi, berarti ikut memakmurkan kezaliman. Lain halnya kalau kita belum tahu.
Terlepas dari itu, di Semarang, ada pengemis yang punya deposito di atas Rp 100 juta. Di Surabaya, ada pengemis yang punya mobil CRV. Di Kalsel, ada pengemis yang punya sedan. Dan masih banyak lagi publikasi tentang pengemis yang sebenarnya tajir-tajir. Googling saja.

Begini. Setiap sedekah tentu akan berbalas. Tapi alangkah baiknya jika tepat sasaran dan tidak mengayakan para preman juga oknum pejabat. Kurang berkah juga kalau kita tetap bersedekah, di mana kita tahu persis uang sedekah itu selalu disalahgunakan. Pantaslah MUI dan pemerintah dulu pernah tegas-tegas mengingatkan.
Pesan Nabi Muhammad, "Meminta-minta tidaklah halal, kecuali bagi tiga golongan: si fakir yang sangat sengsara, orang yang terlilit utang, dan orang yang berkewajiban membayar diyat." Jadi, adalah terlarang kalau kita dengan sengaja bersedekah kepada orang-orang di luar tiga golongan ini.
Kalau mau sedekah, via lembaga terpercaya dan teraudit saja. Seperti DD, ACT, RZ, PPPA, dll. Atau lembaga lain yang jelas track record-nya. Sebisa-bisanya BUKAN ke pengemis seperti kasus-kasus di atas. Dan tahukah Anda, ketika Ramadhan, income mereka bisa melesat tiga kali lipat!
Apabila kita lagi di jalan dan mau bersedekah, yah beli saja barang-barang dari pedagang kecil atau asongan. Kalau perlu, kasih lebih ke mereka. Jangan nawar. Masih mending mereka tho? Mau mengerahkan tenaganya. Menjaga harga dirinya. Nggak ngemis. Nggak melas.
Sekian dari saya, Ippho Santosa. Share ya.
...
Selengkapnya

Manfaat Membaca Al Quran di Bulan Suci Ramadhan

Manfaat Membaca Al Quran di Bulan Suci Ramadhan

Ramadhan merupakan bulan suci yang penuh dengan keberkahan. Keberkahan itu datang untuk hamba-Nya yang senantiasa mendekatkan diri kepada-Nya. Baik dengan ibadah yang wajib seperti puasa, shalat lima waktu dan zakat fitrah, maupun dengan ibadah yang sunnah seperti membaca Al Quran, mempelajari Hadits Nabi, berdzikir, bersedekah dan sebagainya.

Sebagai salah satu amalan sunnah, membaca Al Quran adalah suatu amalan ibadah yang bisa mendatangkan banyak manfaat baik bagi yang membacanya maupun bagi yang mendengarkannya.

Membaca Al Quran

Saya ingin menyinggung sedikit perihal membaca Al Quran dengan suara-suara merdu yang saat menjadi tren.

Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah r.a. dia berkata: suatu hari Rasulullah s.a.w. masuk ke dalam masjid dan melihat para sahabatnya sedang membaca Alqur’an, beliau bersabda: “Bacalah Alqur’an dan carilah dengannya (keridhaan/pahala) Allah s.w.t. sebelum datang suatu kaum yang akan memperbaiki bacaan mereka seperti menegakkan anak panah, yang dengan itu mereka mengharapkan materi duniawi dan mengabaikan balasan ukhrawi. (H.R. Imam Ahmad).

Membaca Alqur’an sekalipun tidak diiringi dengan suara yang merdu dan lagu yang indah diberikan balasan berupa satu kebaikan dari setiap huruf yang dibacanya. Dan setiap kebaikan dilipat gandakan pahalanya menjadi 10x lipat apabila dalam membacanya hanya mengharap balasan dari Allah, samasekali tidak mengaharapkan pujian manusia atau imbalan apapun.

Rasulullah s.a.w. memperingatkan umatnya jangan sampai menjadi pembaca Alqur’an yang sangat berlebihan dalam memperbaiki bacaanya dan memperindah lagunya akan tetapi dari balik itu ia hanya ingin mencari popularitas dan imbalan materi duniawi. Alqur’an diturunkan kepada manusia sebagai bacaan termulia, menjadi sarana berdzikir kepada Allah, merupakan petunjuk menuju kehidupan bahagia di dunia dan akhirat, sebagai bahan renungan, dan banyak lagi hal-hal lain yang semuanya untuk kebaikan hidup keberagamaan manusia. Alqur’an bagaikan mata air yang apabila semakin dalam digali dan digunakan akan semakin banyak memberikan manfaat dan kepuasan bagi jiwa raga manusia. Sehingga akan menjadi sesuatu yang sangat tercela ketika seseorang menjadikan Alqur’an hanya sebagai sarana untuk mencari materi duniawi atau popularitas dan pujian manusia.

Membaca Al Quran di Bulan Suci Ramadhan

Seyogyanya membaca Al Quran diniatkan untuk mendapatkan ridho Allah SWT, bukan untuk mengejar popularitas. Popularitas apa? Popularitas karena keindahan suara pembaca, kesyahduan lantunan bacaan al Quran. Contoh: lomba tilawatil Quran. Atau contoh yang lain.

Baiklah. Semua tergantung niat. Memang. Tapi lebih dari itu, terkadang niat karena Allah berubah menjadi niat karena manusia. Niat karena ingin dipuji manusia, karena suaranya bagus. Karena suaranya indah.

Yang jelas, yang harus kita lakukan sekarang adalah perbanyak membaca Al Quran di Bulan Ramadhan. Baik di siang hari ketika puasa. Atau malam hari setelah shalat tarawih. Kapan pun. Silahkan.

Jangan lupa, ilmu tajwidnya dipake. Adab-adabnya dipake. Membaca Al Quran berbeda dengan membaca buku. Ada aturan bacaan yang harus diperhatikan. Ada tata cara yang harus dilakukan.

Bagaimana kalau belum bisa tajwidnya? Pelan-pelan saja. Perlahan. Sambil belajar.

Sudah dulu ya.
Selengkapnya

Membaca Surat Al Waqiah, Dapat 5 Juta Rupiah

Membaca Surat Al Waqiah, Dapat 5 Juta Rupiah


Terima kasih kepada semua yang telah mengirimkan testimoni mengenai Surat Al Waqiah dan Manfaat yang dirasakan.

Bicara mengenai Surat Al Waqiah memang tidak ada habisnya. Di luar sana, banyak orang berkata "baca quran kok berharap dunia? baca Al Quran kok berharap kekayaan?" Sementara di sisi lain, banyak pula yang membaca surat tersebut secara rutin dan mereka pun mendapatkan balasan dari Allah Subhaanahu Wa Ta'ala. Perubahan nasib, kekayaan, jodoh, mempunyai keturunan, dan karunia lain. Tentu pahala membaca Al Quran pun mereka dapatkan.

Saya sangat tidak setuju kepada orang yang bicaranya asal bicara. Ada pula yang merasa sok pintar. Ada pula yang merasa kaya ilmu.

Saya tegaskan di sini, banyak cara untuk melakukan dakwah. Salah satunya menganjurkan orang untuk sama-sama membaca Al Quran, membaca surat Al Waqiah. Awalnya mungkin mereka setelah membaca Surat Al Waqiah berharap dunia. Tapi, seiring berjalannya waktu, mereka jadi terbiasa dengan membaca Al Quran. Karena sudah menjadi kebiasaan, mereka pun lupa akan dunia. Dunia yang awalnya mereka harapkan.

Tanpa perlu bercerita panjang lebar lagi, mari kita simak sebuah testimoni pendek tentang membaca Surat Al Waqiah. Kali ini, testimoni datang dari salah seorang (berinisial JJ) yang memiliki cicilan motor.

Assalamu 'alaikum.
Mohon maaf jika saya membenarkan tentang khosiyah S. Waqiah yang begitu dahsyat.
semenjak saya punya storan cicilan motor ke bank, saya pernah ga bayar slama 4bln saya dh dikasih peringatn dri bank bhwa motor yg saya cicil mau dijemput.tpi saya ga putus asa meminta pertolongan kpd allah brkat pengamalan s.waqiah,saya pas tngh malam ada tman saya nelpon pas saya angkat tlpon dia bilang kmu btuh uAng gak ni ada uang 5jt ktnya .saya lngsung merasa lega hati saya.ada tmn lmaku ngasih minjam uang alhamdulilah ya allah.
Sekian
Selengkapnya