40 Hari Menjadi Kaya Raya Beneran, Berkah, Berlimpah

40 hari menjadi kaya raya. Silahkan lakukan langkah di bawah ini secara rutin. Insya Allah, rezeki dan kekayaan akan tunduk pada Anda. Lebih berkah. Lebih berlimpah.


40 Hari Menjadi Kaya Raya Beneran, Berkah, Berlimpah

Ada banyak cara yang orang lakukan agar menjadi kaya bahkan kaya raya. Ada yang menggunakan cara yang benar dan halal, adapula cara yang tidak halal. Mengapa saya berani mengatakan demikian? Ya memang betul banyak orang yang menjadi kaya namun dengan cara-cara yang tidak halal, tidak pantas, tidak berkah. Hanya sedikit orang yang jujur.

Contoh sederhana deh.
Kalau kita belanja di warung tetangga, kemudian si pemilik warung lupa ngasih kembalian lebih, apa yang kita lakukan? Pura-pura gak tahu kan? Itu tidak halal, bos. Tidak baik.

Pernah mendapatkan SMS penipuan? Bagi si pengirim SMS, itu adalah cara yang tidak halal untuk mendapatkan rezeki.

Carilah rezeki yang halal. Insya Allah berkah.

Ingat ya... sehebat apapun ia menipu orang, pasti akan dapat balasannya. Baik di dunia maupun di akhirat. Di dunia? Bisa saja anaknya sakit-sakitan, orang tuanya stroke, istrinya selingkuh, dan sebagainya.

Baiklah. Jadi ngawur kemana-mana.

Untuk menjadi kaya bahkan kaya raya beneran, tidaklah semudah yang kita banyangkan. Ada tahap demi tahap yang harus kita lewati. Ada proses yang harus dilalui. Ada perjuangan yang harus dilakukan. Ada pengorbanan. Lain cerita jika Anda lahir sudah kaya. Itu sih suatu keberuntungan.

Mengapa 40 hari menjadi kaya raya? Mengapa harus 40 hari sih? Yes, ini lebih cepat dari yang biasa orang lakukan. Ada yang tahunan baru bisa kaya. Ada yang belasan tahun bahkan puluhan tahun.

Lantas, apakah bisa dengan 40 hari kita bisa menjadi kaya mendadak? Saya sih tidak menjamin. Tergantung usaha dan doa, serta pendekatan kepada Yang Maha Kuasa. Karena hanya Allah-lah yang menjamin rezeki Anda, rezeki kita semua.

Cara Cepat Menjadi Kaya Raya

Baiklah.

Step by step, langkah demi langkah silahkan lakukan tips berikut ini agar kekayaan akan tunduk kepada kita. Hal yang paling penting adalah keyakinan kepada Allah SWT Yang Maha Kaya.

1. TK = Tilawah Konsisten
2. SD = Shalat Dhuha
3. SMP = Shalat Malam Pertahankan
4. SMA = Senantiasa Menghafal Al Quran
5. S1 = Silaturahim
6. S2 = Shaum Sunnah
7. S3 = Sedekah Sebanyak-banyaknya Seikhlasnya

7 langkah di atas sebaiknya dilakukan secara konsisten, telaten, dan penuh ikhlas. Lakukan secara rutin. Selama 40 hari. Jangan lupa, lengkapi dengan doa agar kita bisa menjadi muslim yang kaya.

Bicara mengenai ikhlas, ikhlas itu butuh proses. Lakukan saja dulu. Seiring berjalannya waktu, lama kelamaan ikhlas itu akan tertanam dengan sendirinya.

Jika ketujuh langkah di atas dilakukan secara sempurna, Insya Allah kekayaan itu akan Allah turunkan kepada kita.

Oh ya, yang terpenting adakah fokus pada Allah-nya, bukan pada kekayaan, rezeki atau dunia-nya. Kebanyakan dari kita malah fokus pada rezekinya bukan pada Yang Maha Memberi Rezeki.

Lanjut?
Yang tadi itu adalah fondasi untuk menuju kekayaan, berlimpah dan barokah. Kalau fondasinya kuat, Insya Allah bangunannya pun akan kuat.

Selanjutnya, kita pun harus mau berusaha secara lahiriah. Upaya. Ikhtiar. Apa saja upaya yang harus kita lakukan? Kita lakukan hal-hal yang sudah dilakukan oleh orang kaya tentunya. Apa saja? Kita sebut saja sebagai wasilah kekayaan.

Wasilah Kekayaan

Di bawah ini adalah wasilah atau jalan menuju kekayaan berlimpah.

1. Mau belajar
2. Bisnis
3. Investasi : Reksadana, Properti, Emas, investasi pada bisnis orang lain.

Pembelajaran

Sukses itu perlu belajar. Untuk menjadi kaya, ya harus mau belajar. Belajar yang baik itu harus ada gurunya. Langsung.

Membaca buku memang bagus. Lebih bagus daripada orang yang tidak membaca. Tapi, jika ingin lebih dahsyat lagi, belajar langsung dari orang kaya dan sukses. Langsung dari orangnya. Bukan sekedar dari bukunya.

Ada tiga cara belajar secara langsung: jadi partner bisnisnya, jadi stafnya, atau jadi muridnya. Itu lebih mengena. Anda akan merasakan aura positif, semangat kerja, motivasi bisnis, inspirasi, dan seterusnya.

Bisnis

Ya.. ini tidak bisa ditawar lagi. Salah satu jalan menuju kaya adalah harus mempunyai usaha atau bisnis. Tanpa bisnis, sepertinya akan membutuhkan waktu yang lebih lama lagi untuk menjadi kaya dan sukses.

Bisnis apa saja. Selama halal, kenapa tidak dijalankan.

Ingat, sembilan dari sepuluh pintu rezeki itu ada dalan perniagaan. Perniagaan sama dengan perdagangan alias bisnis. Jadi, 90% pintu rezeki itu ada dalam bisnis. Lalu, yang 10% lagi? Ini diperebutkan oleh pekerjaan diluar bisnis. Contoh: karyawan, pengacara, dan seterusnya.

Investasi

Setelah bisnis dijalankan, langkah selanjutnya adalah investasi. Ingat ya, investasi yang halal dan berkah. Bukan investasi bodong.

Investasi yang bagus itu contohnya reksadana, emas, properti, dan investasi pada bisnis orang lain.

Bisnis itu ibarat pedang, investasi itu ibarat tameng. Bisnis itu ibarat amunisi dan alat perang, investasi itu benteng.

Ada kalanya, bisnis itu tidak semulus yang kita harapkan. Bisnis itu tidak selamanya untung. Ada kalanya bisnis itu merugi. Saat-saat merugi, saat-saat orderan sepi, kita butuh dana cadangan. Jangan sampai zero saving.

Dari mana kita bisa dapat dana cadangan? Ya dari simpanan kita. Dari investasi kita. Contoh: emas dan reksadana.

Bagaimana dengan investasi pada bisnis orang lain, saham pada bisnis orang lain? Berinvestasilah pada bisnis yang sudah teruji. Baik bisnisnya maupun ownernya. Cirinya? Bisnisnya sudah jalan tiga tahun lebih dan sudah mempunyai 3 cabang.

Gak usah muluk-muluk. Kita bisa menanam modal pada warung di sekitar kita. Lihat dan perhatikan. Jika ia sudah mempunyai 3 cabang, maka cabang yang keempat kita yang modalin. Kita bisa ikut memberikan modal.

Mengapa harus berinvestasi pada bisnis orang lain? Untungnya kan lebih kecil dibandingkan dengan bisnis milik sendiri? Betul. Itu betul.

Alasannya sederhana. Apabila usaha kita bangkrut, kita masih punya penghasilan.

Lebih bagus lagi, kalau kita mempunyai saham pada 5 perusahaan yang berbeda, pada bisnis yang berbeda, pada warung yang berbeda. Saat yang 1 bangkrut, kita masih punya 4 lagi yang lain.

Baiklah.

Sepertinya, mata anda sudah lelah membaca artikel ini.

Silahkan lakukan langkah tersebut di atas. Insya Allah rezeki itu, kekayaan itu akan tunduk kepada Anda. Insya Allah, Allah akan berikan kepada Anda.

Jika dilakukan dengan benar, ikhlas, dan sungguh-sungguh, bisa jadi, sebelum 40 hari, anda sudah menjadi orang kaya.

Apakah ada standar kekayaan seseorang? Standar kekayaan bukanlah dengan membandingkan kita dengan kekayaan orang lain. Standar kekayaan sebenarnya adalah kondisi kita sekarang lebih baik daripada kondisi sebelumnya.

Kekayaan itu rezeki. Rezeki itu banyak macamnya. Salah satunya rezeki yang tidak disangka-sangka. Penasaran? Silahkan baca tentang cara mendapatkan rezeki yang tidak disangka-sangka.

Terima kasih.

www.urifhidayat.com.
Selengkapnya

Doa Agar Cepat Kaya Raya, Sukses, Mulia, Berkah, Berlimpah

Inilah Doa Agar Cepat Kaya Raya. Silahkan dibaca dengan rutin. Baca setiap hari. Insya Allah, rezeki itu akan datang dengan mudah, lebih banyak dan lebih berkah.


Assalamu alaikum Wr. Wb.

Banyak doa untuk mendapatkan kekayaan yang bisa kita panjatkan kepada Yang Maha Kuasa. Salah satunya doa yang dipanjatkan oleh Nabi Sulaiman AS berikut ini:


Yang Insya Allah artinya adalah:
Ia berkata: "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi". (QS Shaad: 35).

Silahkan dibaca doa tersebut setiap hari. Insya Allah, bukan hanya sekedar kekayaan yang Allah berikan, bahkan dunia beserta isinya pun Allah kasih.

Doa lain yang bisa kita rutinkan adalah doa berikut ini.


Insya Allah Artinya : maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdo'a: "Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri ni'mat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh". (QS An Naml: 19)

Doa-doa tersebut saya kutip dari sumbernya, Al Quranul Karim. Silahkan dibaca dengan dimulai dari kalimat Rabbi.

Baiklah.

Bicara tentang doa cepat menjadi kaya, berarti bicara tentang kekayaan. Bicara tentang kekayaan, berarti bicara tentang rezeki.

Sebetulnya, rezeki itu sudah Allah jamin bagi setiap orang. Allah Subhaanahu Wa Ta'ala sudah memberikan garansi rezeki bagi setiap makhluk-Nya. Jadi, tidak perlu khawatir tentang rezeki yang akan kita terima.

Bagi Anda yang mempunyai penghasilan 700 ribu rupiah dan anaknya 7, tidak perlu khawatir. Karena apa? Karena anak Anda hidup bukan dari gaji Anda.

Sejatinya, rezeki itu ada tiga macam.

1. Rezeki yang dicari
2. Rezeki yang dijemput
3. Rezeki yang tidak disangka-sangka.

Seandainya kita paham mengenai ketiga rezeki di atas, kita tidak akan khawatir mengenai urusan rezeki, urusan kekayaan, dan urusan keuangan.

Rezeki yang dicari

Rezeki yang dicari adalah adalah rezeki yang memang harus dicari sementara kita tidak tahu dimana posisi rezeki itu berada. Kita diharuskan mencarinya kapan pun dan dimana pun.

Seorang supir angkot, apakah ia tahu bahwa di pinggir jalan yang akan ia lewati akan ada calon penumpang. Ia hanya menduga sambil mencari. Seorang tukang bakso, apakah ia tahu bahwa barang dagangannya akan laku habis hari ini. Yang ia lakukan adalah mencari pelanggan sampai dagangannya habis. Seorang sales motor, apakah ia tahu bahwa hari ini akan terjadi dealing atau ada calon customer yang mau membeli motornya. Itulah contoh rezeki yang dicari.

Rezeki yang dijemput

Seseorang yang rajin ibadah, rajin berdoa, rajin bersedekah, rajin shalat dhuha, tidak perlu khawatir mengenai 'jatah' rezeki yang Allah SWT berikan. Kita hanya bertugas untuk menjemputnya dengan ikhtiar.

Apa bedanya rezeki yang dicari dengan rezeki yang dijemput?

Rezeki yang dijemput adalah rezeki yang kita tahu dimana posisi rezeki itu berada. Atau kita tahu kapan rezeki itu datang. Walaupun ini hanya sebatas pengetahuan kita. Hanya sebatas dugaan. Sepenuhnya hanyalah Allah Yang Tahu.

Contohnya?

Seorang tukang bakso mendapatkan order dari seseorang yang akan merayakan pernikahan.
Seorang sales motor mendapatkan order dari instansi pemerintah yang akan membeli motor baru untuk inventaris pegawainya.

Apa yang harus mereka lakukan? Ya tinggal jemput saja rezeki itu, peluang itu, kesempatan itu, orderan itu. Bukankah menjemput itu lebih baik daripada mencari.

Rezeki yang tidak disangka-sangka

Ini adalah rezeki yang tidak diduga kedatangannya. Kita tidak tahu, kita tidak menduga. Tahu-tahu, rezeki itu datang dengan sendirinya.

Mau contoh?

Seorang guru yang tiba-tiba mendapatkan 'salam tempel' dari anak muridnya.
Seorang supir taxi yang tiba-tiba mendapatkan bayaran lebih dari penumpangnya. Ia mendapatkan satu juta rupiah, padahal argonya cuma 50.000.
Seorang pengusaha yang tiba-tiba kebanjiran order ratusan juta rupiah.

Itulah rezeki yang tidak disangka-sangka. Apakah itu pernah terjadi? Bisa jadi, ya. Bagi siapa? Bagi orang-orang yang dipilih Allah SWT. Tentunya, orang -orang yang dekat dengan-Nya.

Prinsipnya, banyak amal banyak rezeki.

Sudah dulu ya...
Nanti saya lanjut lagi.

Jangan lupa, doa yang tadi, doa agar cepat kaya raya, silahkan dibaca dengan rutin. Baca setiap hari. Insya Allah, rezeki dan kekayaan akan datang dengan mudah, lebih banyak dan lebih berkah.

Wassalamu 'alaikum,

www.urifhidayat.com

Selengkapnya

Ippho Santosa, Sang Motivator Indonesia Terfavorit


Seiring berjalannya waktu, tak terasa ya, banyak hal yang telah saya share kepada teman-teman pengunjung web ini. Mulai dari sebuah tulisan tentang surat Al Waqiah, dzikir setelah shalat dhuha, cara cepat bayar utang, percepatan rezeki dalam 40 hari, dan seterusnya. Terakhir mengenai rezeki yang tidak disangka-sangka.

Apa yang saya tulis di web ini merupakan hasil dari apa yang saya dapatkan dari guru-guru saya, motivator saya. Saya praktekkan dan saya bagikan kepada teman-teman sekalian.

Baiklah. Kali ini kita akan bicara tentang motivator.

Sang Motivator Indonesia Terfavorit


Bicara tentang guru, bicara tentang motivator. Salah satu motivator Indonesia favorit saya adalah Ippho Santosa. Nama lengkapnya Ippho Dewata Santosa, seorang motivator pakar otak kanan. Banyak buku yang sudah ia tulis. Salah satu bukunya yang terkenal adalah 7 Keajaiban Rezeki. Sebuah buku yang menulis tentang bagaimana agar kita bisa berubah hidup dan bisa menggenggam rezeki. Buku-bukunya yang lain: Percepatan rezeki, Hanya 2 Menit, Moslem Millionaire, Magnet Rezeki dan Success Protocol. Buku terbarunya, Enteng Jodoh Enteng Rezeki (coming soon).

Mengapa saya menyukai beliau? Jawabannya sederhana, bahasanya mudah dipahami. Mudah diserap. Mudah dipraktekkan. Selalu saja ada ide brilian yang mungkin sebelumnya kita gak ngeh. Ide-idenya mas Ippho Santosa itu memang beda. Salau menjadi inspirasi. Dan kalau dipraktekkan, langsung jos. Beda dengan motivator lain.

Pada sebagian artikel, saya pun men-share tulisan mas ippho dari group whatsapp yang ia kelola. Tidak ada maksud lain, kecuali hanya berbagi ilmu. Kalau memang bermanfaat, kenapa tidak di-share agar orang lain pun dapat merasakan manfaatnya.

Dari mana saya mengenal beliau? Wah, saya lupa dari mana ya lebih tepatnya.

Kurang lebih saya mengenal Ippho Santosa dari media, antara lain: Blog/Web, Buku, Televisi, Youtube, Facebook, Twitter, dan Whatsapp serta Telegram. Saya buat berurutan karena memang demikian urutannya.

Seminar Motivasi

Saya menyukai seminar motivasi atau training motivasi karena hidup perlu motivasi dan ilmu. Tanpa motivasi, kadang-kadang kita lupa akan arti hidup kita sebenarnya. Kita suka lupa.

Mungkin karena kesibukan atau hal lain, kadang kita lupa bahwa ada impian yang belum kita raih. Kita lupa ada orang-orang terdekat kita terutama keluarga yang belum kita bahagiakan. Kita lupa ada orang tua yang belum kita bahagiakan. Kita lupa, bahwa hidup harus bermanfaat untuk orang lain.

Selain itu, seminar motivasi atau training motivasi merupakan majelis ilmu. Sedangkan, menuntut ilmu itu wajib hukumnya. Belajar itu wajib sampai akhir hayat.

Dalam seminar motivasi atau training motivasi kita bisa mendapatkan banyak ilmu. Terutama, ilmu praktis. Ilmu teknis. Ilmu yang kadang kita gak dapatkan dari sekolah ataupun kampus.

Sebagai contoh, dalam seminar tentang Magnet Rezeki dijelaskan bahwa di sekolah kita tidak belajar tentang ilmu uang. Setelah lulus, yang kita cari adalah uang dan kesejahteraan. Setelah uang didapat, seharusnya kita bisa mengelolanya dan melipatgandakannya. Kenyataannya, kita masih keteteran soal uang. Bukan uangnya yang sedikit. Bukan gajinya yang kecil. Gajinya sih lumayan besar, tapi cuma numpang lewat di rekening doang. Kenapa begitu? Karena kita gak tahu ilmu uang. Dimana kita bisa dapatkan ilmunya? Di seminar atau training.

Sudah dulu ya.


Nama saya URIF HIDAYAT
Email saya urifh1010@gmail.com
Ponsel saya 081315217181


Untuk lebih mengenal Ippho Santosa, klik http://ippho.com/motivator-indonesia-motivator-terbaik-motivator-bisnis. Di sana Anda akan menemukan siapa itu mas Ippho Santosa dan darimana ia belajar.

Banyak ilmu yang sudah saya dapatkan dari beliau ini, Ippho Santosa, Sang Motivator Indonesia Terfavorit.

Terima kasih,
www.urifhidayat.com


Selengkapnya

Cara Mendapatkan Rezeki yang Tidak Disangka-sangka

Cara Mendapatkan Rezeki yang Tidak Disangka-sangka

Assalamu 'alaikum wr. wb.

Alhamdulillah saat ini kita masih diberikan kesempatan oleh Yang Maha Kuasa untuk bisa membaca, melihat, mendengar, menarik nafas, berjalan kaki, dan lain sebagainya. Sebagai wujud rasa syukur kepada-Nya, kita manfaatkan karunia, nikmat dan rezeki tersebut sebaik-baiknya. Insya Allah ya.

Baiklah kali ini, saya sebagai penulis urifhidayat.com, ingin berbagi mengenai apa sih rezeki yang tidak disangka-sangka. Lalu bagaimana caranya? Bagaimana cara mendapatkan rezeki yang tidak diduga, tidak disangka, tidak kita ketahui sebelumnya.

Baiklah.

Rezeki yang tak terduga

Banyak hal yang bisa membuat seseorang mendapatkan keajaiban. Banyak hal bisa membuat seseorang mendapatkan rezeki tak terkira, rezeki yang tidak disangka-sangka.

Rezeki semacam ini adalah salah satu indikator ketakwaan seseorang. Maksudnya? Dalam Al Quran Allah SWT berfirman bahwa barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, maka ia akan diberi jalan keluar dan Allah memberinya rezeki yang tidak disangka-sangka.

Cara mendapatkannya

Secara naluri, untuk mendapatkan rezeki itu kita harus berusaha. Salah satunya bekerja. Baik sebagai karyawan maupun sebagai pengusaha.

“Ayo kerja! Jangan manja!”
“Ayo kerja keras! Jangan malas!”

Ular dan burung saja dijamin rezekinya, apalagi manusia. Apalagi orang beriman. Apalagi orang beramal. Namun itu bukanlah alasan bagi kita untuk bermalas-malasan. Tetaplah bekerja keras.

Saat pemerintah menyerukan, “Kerja, kerja, kerja,” saya tambahkan dengan seruan, “Positif, positif, positif.” Kenapa? Begini.

Ketika hati berada di zona yang positif (good mood), itu akan lebih mudah menarik rezeki yang tidak disangka-sangka. 

Pekerjaan seperti dimudahkan. Atasan dan bawahan tidak sesulit yang dibayangkan. Urusan-urusan kelar lebih cepat daripada yang diperkirakan. Anda pernah mengalaminya?

Shamsi Ali pernah berkisah tentang pengalamannya, yang dulu cuma anak kampung di Sulawesi Selatan, tahu-tahu sekarang menjadi imam di ‘ibukota dunia’ yakni New York. Itu adalah rezeki yang tidak disangka-sangka. 

Imam yang sangat dekat dengan Jusuf Kalla, Michael Bloomberg, dan Bill Clinton ini lalu menggunakan posisinya ini untuk membangun dialog demi dialog dengan berbagai kalangan. Termasuk di gedung PBB. Dan pelan-pelan masyarakat Barat mulai mengenal Islam yang salah satu wasilahnya melalui Shamsi Ali.

Ketika saya dulu belum mengenal riyadhoh 40 hari menjadi kaya, hidup terasa sulit, kebutuhan meningkat sementara penghasilan pas-pasan, penghasilan gitu-gitu aja. Jauh dari tasbih, dzikir dan membaca Al Quran.

Dengan wasilah saya mendengarkan ceramah Ust. YM tentang 40 hari menjadi kaya, Alhamdulillah. Saya pratekkan, saya amalkan isi ceramah tersebut. Alhasil, kehidupan saya berubah. Keadaan ekonomi keluarga meningkat, badan sehat, rezeki ada aja. Jalan rezeki ada saja. Gak tahu dari mana asal-usulnya, rezeki itu selalu datang.

Pernah suatu ketika saya bertemu dengan seseorang yang belum kenal sebelumnya. Tahu-tahu orang tersebut memberi saya orderan. Memberi saya peluang usaha yang omzetnya lumayan besar. Kurang lebih 200 juta. Masya Allah. Itulah rezeki yang tidak disangka-sangka.

Segala bentuk amal sholeh, bisa mengundang datangnya rezeki. Rezeki yang tidak diduga.

Saya menulis seperti ini, mudah-mudahn tidak termasuk sombong. Hanya sekedar ingin berbagi pengalaman. Atau istilahnya tahaddus binni'mah. Mudah-mudahan bisa menjadi motivasi.

Yakinlah, rezeki tak pernah bergerak linier alias lurus-lurus saja. Akan selalu ada pertolongan dan rezeki yang tidak disangka-sangka. Bagi siapa? Bagi mereka yang sudah pantas dan selalu memperbaiki diri.

Kalau belum paham, silahkan dibaca kembali dari awal.

Sekian dari saya.
urifhidayat.com
Selengkapnya

Zakat di Bulan Ramadhan, Wajib Bagi Setiap Muslim

Banyak sekali manfaat Zakat Fitrah dan Zakat Maal di Bulan Ramadhan. Selain membersihkan diri dan harta kita, zakat bisa mengentaskan kemiskinan. Zakat di Bulan Ramadhan, Wajib Bagi Setiap Muslim. Termasuk Anda.

Zakat di Bulan Ramadhan, Wajib Bagi Setiap Muslim

Assalamu 'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh hikmah. Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh berkah. Selain berpuasa, kita juga diwajibkan untuk menunaikan zakat. Baik zakat fitrah, maupun zakat maal (zakat harta). Oh ya, mengenai zakat harta, tidak hanya berlaku bagi orang kaya saja. Anda pun termasuk. Kok bisa? Simak selengkapnya di bawah ini (kutipan dari Mas Ippho Santosa).

Bila seluruh muslim di Indonesia membayar zakat, nilainya bisa mencapai Rp 200 triliun per tahun. Yah, angka sebesar itu sangat meringankan APBN. Namun yang dikelola oleh lembaga amil zakat ternyata hanya sekitar Rp 3 triliun per tahun. Dengan kata lain, baru 1,5%.
Sekiranya seluruh muslim (yang wajib zakat) menunaikan kewajiban zakatnya, niscaya kemiskinan di dunia akan menghilang. Ya, menghilang. Ketimpangan ekonomi, kedengkian, dan kriminalitas pun akan jauh berkurang.
Jamak diketahui bahwa ketimpangan ekonomi telah lama melanda Amerika (AS), di mana 1% kaum elite menguasai 80% kekayaan negara. Sekedar perbandingan, di Indonesia 1% menguasai 40%. Meskipun AS dua kali lebih timpang, namun ketimpangan di Indonesia bukanlah perkara sepele.
Dari Ketua Baznas, saya diberitahu bahwa ketimpangan di zaman Pak Harto sangatlah parah. Namun setelah Pak Harto lengser sampai sekarang, menjadi-jadi parahnya. Sampai-sampai 1% orang menguasai 40% kekayaan negara. Kalau bukan parah, itu apa namanya?
Perintah sedekah dan zakat adalah salah satu cara Sang Pencipta untuk mendistibusikan kekayaan sekaligus mereduksi ketimpangan. Semakin merata, yah semakin baik. Niscaya ini akan mencegah penindasan, kedengkian dan kriminalitas.
Muhammadiyah di Indonesia, selain mempelopori Sholat Ied di lapangan terbuka dan pendirian rumah sakit Islam, juga mempelopori pembentukan lembaga amil zakat (mestinya pembentukan ini tugas pemerintah).
Hei, jangan mengaku muslim sejati jika hanya sholat namun tidak membayar zakat. Dalam kitab suci, perintah sholat dan perintah zakat hampir-hampir selalu disandingkan. Serangkai. Artinya sama-sama wajib dan tidak sempurna sholatnya jika ia tidak membayar zakat.
Begitu pentingnya zakat, sampai-sampai Abubakar yang santun saja pernah melabrak orang yang enggan berzakat. Dan jangan salah, yang wajib membayar zakat bukan orang kaya saja. Kalau pendapatan Anda sudah Rp 4 juta sebulan, kemungkinan besar Anda sudah wajib berzakat (harta dan penghasilan). Bukan sekedar zakat fitrah.
Pembayar zakat disebut muzakki. Penerima zakat disebut golongan mustahik. Bila mustahik ini dibantu, saya yakin kelak mereka akan menjadi muzakki. Karena Anda tahu tulisan seperti ini sangat penting, Anda boleh men-share-nya kepada yang lain. Tak perlu izin.
Di lubuk hati kita, harus ada perasaan 'kecil' ketika mengeluarkan zakat. Jangan merasa besar atau berat. Cuma 1/40 atau 2,5% tho? Yang kita nikmati selama ini jauuuh lebih banyak. Terus, syarat-syarat lainnya? Begini. Ilmu zakat itu detail, layaknya ilmu sholat. Baiknya tanya detailnya sama amil. Nggak akan tuntas kalau cuma lewat artikel.
Camkan baik-baik. Harta yang nggak dizakatkan mirip-mirip seperti makan buah salak sekalian dengan kulit-kulitnya. Penyakit kan? Iya, penyakit. Dan sedekah sebanyak apapun tak akan bisa menggantikan zakat (zakat harta dan zakat penghasilan).
Perlu disadari benar-benar bahwa zakat itu membersihkan, menumbuhkan, dan memelihara. Bagus tho? Sekiranya sedekah itu investasi, maka zakat itu proteksi. Kedua-duanya mutlak kita perlukan agar selamat dunia dan akhirat. Saya harap Anda setuju dengan saya. Sekian dari saya, Ippho Santosa.

Cukup jelas ya. Dengan mengeluarkan zakat, tidak usah takut harta akan berkurang.

Sudah dulu ya.

Wassalamu alaikum.
Selengkapnya

Niat Zakat Fitrah di Bulan Ramadhan untuk Diri Sendiri

Niat Zakat Fitrah di Bulan Ramadhan untuk diri sendiri. Setiap muslim wajib berzakat. Zakat Fitrah ialah zakat yang wajib kita tunaikan atas diri kita.

Niat Zakat Fitrah di Bulan Ramadhan untuk Diri Sendiri

Sudahkah kita mengeluarkan zakat tahun ini? Zakat adalah salah rukun Islam yang wajib kita tunaikan. Sebagai muslim yang baik, sebagai mukmin yang baik, tentu kita diwajibkan mengeluarkan zakat. Baik zakat maal maupun zakat fitrah.

Zakat Maal (bukan Mall. Mall = tempat belanja) adalah zakat yang wajib kita keluarkan atas harta yang kita miliki dengan syarat telah memenuhi nishab (takaran tertentu) dan telah cukup satu tahun. Siapakah yang wajib zakat maal? Apakah orang kaya? Belum tentu. Orang yang wajib mengeluarkan zakat adalah orang yang memiliki harta, asset, kekayaan, hasil pertanian, hasil perkebunan, hasil perniagaan, bisnis, dan sebagainya.

Sedangkan Zakat Fitrah ialah zakat yang wajib kita keluarkan atas diri kita. Setiap individu laki-laki dan perempuan muslim wajib mengeluarkan zakat. Kata Fitrah, merujuk pada keadaan manusia saat baru diciptakan. Fitrah = suci. Sehingga dengan mengeluarkan zakat ini manusia dengan izin Allah akan kembali fitrah, kembali suci.

Niat Zakat Fitrah di Bulan Ramadhan



Artinya: Saya niat mengeluarkan zakat fitrah atas diri saya sendiri, fardhu karena Allah Ta'ala.

Ingat ya! Ini adalah niat zakat fitrah. Bukan DOA. Bukan doa zakat fitrah. Kadang kala, saya merasa risih ketika seorang ustadz mengatakan doa zakat fitrah padahal yang dimaksud adalah niat zakat fitrah. Dalam kasus lain. ada yang mengatakan doa puasa padahal yang dimaksud adalah niat puasa. Doa tarawih, padahal yang dimaksud adalah niat tarawih. Jangan keliru ya. Antara niat dan doa itu beda. Sekali lagi saya katakan, be-da.

Yang berkewajiban membayar zakat Fitrah

Pada prinsipnya seperti definisi di atas, setiap muslim wajib mengeluarkan zakat fitrah untuk dirinya, keluarganya dan orang lain yang menjadi tanggungannya baik orang dewasa, anak kecil, laki-laki maupun wanita. Berikut adalah syarat yang menyebabkan individu wajib membayar zakat fitrah:
  • Orang yang mempunyai kelebihan makanan atau hartanya dari keperluan tanggungannya pada malam dan pagi hari raya.
  • Anak yang lahir sebelum matahari terbit pada akhir bulan Ramadan dan hidup setelah terbenam matahari.
  • Memeluk Islam sebelum terbenam matahari pada akhir bulan Ramadan dan tetap dalam Islamnya.
  • Seseorang yang meninggal setelah terbenam matahari akhir Ramadan.

Besar Zakat Ftrah

Besar zakat yang dikeluarkan menurut para ulama adalah sesuai penafsiran terhadap hadits adalah sebesar satu sha' (1 sha'=4 mud, 1 mud=675 gr) atau kira-kira setara dengan 3,5 liter atau 2.7 kg makanan pokok (tepung, kurma, gandum, beras) atau yang biasa dikonsumsi di daerah bersangkutan (Mazhab syafi'i dan Maliki). Jadi, sebaiknya 3,5 liter makanan pokok/beras bukan dengan uang. Ada tatacara tertentu, jika terpaksa berzakat dengan uang.

Waktu Mengeluarkan Zakat

Zakat Fitrah dikeluarkan pada bulan Ramadan, paling lambat sebelum orang-orang selesai menunaikan Salat Ied. Jika waktu penyerahan melewati batas ini maka yang diserahkan tersebut tidak termasuk dalam kategori zakat melainkan sedekah biasa.

Penerima Zakat

Penerima Zakat secara umum ditetapkan dalam 8 golongan/asnaf (fakir, miskin, amil, muallaf, hamba sahaya, gharimin, fisabilillah, ibnu sabil) namun menurut beberapa ulama khusus untuk zakat fitrah mesti didahulukan kepada dua golongan pertama yakni fakir dan miskin. Pendapat ini disandarkan dengan alasan bahwa jumlah/nilai zakat yang sangat kecil sementara salah satu tujuannya dikeluarkannya zakat fitrah adalah agar para fakir dan miskin dapat ikut merayakan hari raya dan saling berbagi sesama umat islam.

Apakah boleh berzakat kepada DKM Mesjid? Lembaga Amil Zakat? Oh, boleh. Mereka termasuk salah satu golongan penerima zakat dari 8 ashnaf tadi, yaitu 'amilin (panitia). Bagaimana jika panitia zakat itu dadakan? Maksudnya, dibentuk mendadak? Sebaiknya, mengenai urusan zakat tidak perlu membentuk panitia dadakan, seperti: lembaga sekolah membentuk panitia zakat, lembaga pemerintahan desa membentuk amil zakat. Mengenai urusan zakat, serahkan saja pada ahlinya. DKM Mesjid. LAZIS, BAZIS, dan sejenisnya. Syaratnya, harus terpercaya dan amanah.

Sudah dulu ya.

Sudahkah Anda berzakat hari ini?

Jangan lupa ya. Jangan sampai lewat bulan Ramadhan.

Selengkapnya

Sedekah di Bulan Ramadhan untuk Pengemis, Bolehkah?


Sedekah di Bulan Ramadhan

Assalamu 'alaikum Wr. Wb.
Senang sekali rasanya, kita masih diberikan nikmat panjang umur sampai bisa memasuki Bulan Ramadhan tahun ini. Banyak amal, banyak ibadah, banyak bekerja, jangan banyk tidur. Banyak sekali amal ibadah yang bisa kita lakukan di bulan Ramadhan. Salah satunya, membaca Al Quran dan Sedekah. Sedekah di Bulan Ramadhan, banyak sekali manfaatnya. Balasan pahalanya bisa berlipat ganda.

Terkait dengan sedekah, saya ingin mengutip tulisan dari Mas Ippho Santosa. Simak ya!

Sedekah ke pengemis di jalanan, boleh nggak? Di Jakarta dan kota-kota besar lainnya, hampir semua pengemis sudah tersistem. Terorganisir. Dilindungi preman dan oknum pejabat. Ini beneran.
Kayak franchise saja, pengemis-pengemis ini diberi 'wilayah beroperasi' dan harus membayar 'royalti' ke preman tertentu. Lalu, preman ini nyetor lagi ke oknum pejabat. Ya, tuh oknum pejabat serasa master franchise.
Siklus kezaliman ini terlihat kasat mata di kota-kota besar. Bukan kata orang. Terlihat bagaimana 'pihak manajemen' men-drop dan menjemput pengemis. Termasuk menyiapkan anak kecil untuk digendong. Saya sering sekali melihat prosesi ini di jalan-jalan.
Pernah memperhatikan bayi yang digendong itu? Selalu tidur pulas kan? Ya! Karena diberi obat tidur, obat bius, atau sejenisnya. Duh jahatnya. Logis saja, kebanyakan bayi akan rewel bila terkena terik matahari selama berjam-jam.
Asal tahu saja, pengemis biasa, tak akan bisa masuk seenaknya ke sebuah wilayah. Karena setiap wilayah sudah dipegang oleh preman dan oknum tertentu. Dengan kata lain, si pengemis hanya bisa beroperasi jika mau kongkalikong dengan preman dan oknum tersebut.
Sekiranya kita terus memberi dan 'memakmurkan' preman serta aparat tadi, maka kasihan sekali nasib bayi-bayi yang tak berdosa itu. Si pengemis? Mana mau tahu dia, toh itu bukan anaknya! Kebanyakan seperti itu!
Pengemis, preman, dan oknum yang tersistem adalah sebuah kezaliman. Ya, kezaliman. Kalau kita sudah tahu dan masih saja memberi, berarti ikut memakmurkan kezaliman. Lain halnya kalau kita belum tahu.
Terlepas dari itu, di Semarang, ada pengemis yang punya deposito di atas Rp 100 juta. Di Surabaya, ada pengemis yang punya mobil CRV. Di Kalsel, ada pengemis yang punya sedan. Dan masih banyak lagi publikasi tentang pengemis yang sebenarnya tajir-tajir. Googling saja.

Begini. Setiap sedekah tentu akan berbalas. Tapi alangkah baiknya jika tepat sasaran dan tidak mengayakan para preman juga oknum pejabat. Kurang berkah juga kalau kita tetap bersedekah, di mana kita tahu persis uang sedekah itu selalu disalahgunakan. Pantaslah MUI dan pemerintah dulu pernah tegas-tegas mengingatkan.
Pesan Nabi Muhammad, "Meminta-minta tidaklah halal, kecuali bagi tiga golongan: si fakir yang sangat sengsara, orang yang terlilit utang, dan orang yang berkewajiban membayar diyat." Jadi, adalah terlarang kalau kita dengan sengaja bersedekah kepada orang-orang di luar tiga golongan ini.
Kalau mau sedekah, via lembaga terpercaya dan teraudit saja. Seperti DD, ACT, RZ, PPPA, dll. Atau lembaga lain yang jelas track record-nya. Sebisa-bisanya BUKAN ke pengemis seperti kasus-kasus di atas. Dan tahukah Anda, ketika Ramadhan, income mereka bisa melesat tiga kali lipat!
Apabila kita lagi di jalan dan mau bersedekah, yah beli saja barang-barang dari pedagang kecil atau asongan. Kalau perlu, kasih lebih ke mereka. Jangan nawar. Masih mending mereka tho? Mau mengerahkan tenaganya. Menjaga harga dirinya. Nggak ngemis. Nggak melas.
Sekian dari saya, Ippho Santosa. Share ya.
...
Selengkapnya

Manfaat Membaca Al Quran di Bulan Suci Ramadhan

Manfaat Membaca Al Quran di Bulan Suci Ramadhan

Ramadhan merupakan bulan suci yang penuh dengan keberkahan. Keberkahan itu datang untuk hamba-Nya yang senantiasa mendekatkan diri kepada-Nya. Baik dengan ibadah yang wajib seperti puasa, shalat lima waktu dan zakat fitrah, maupun dengan ibadah yang sunnah seperti membaca Al Quran, mempelajari Hadits Nabi, berdzikir, bersedekah dan sebagainya.

Sebagai salah satu amalan sunnah, membaca Al Quran adalah suatu amalan ibadah yang bisa mendatangkan banyak manfaat baik bagi yang membacanya maupun bagi yang mendengarkannya.

Membaca Al Quran

Saya ingin menyinggung sedikit perihal membaca Al Quran dengan suara-suara merdu yang saat menjadi tren.

Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah r.a. dia berkata: suatu hari Rasulullah s.a.w. masuk ke dalam masjid dan melihat para sahabatnya sedang membaca Alqur’an, beliau bersabda: “Bacalah Alqur’an dan carilah dengannya (keridhaan/pahala) Allah s.w.t. sebelum datang suatu kaum yang akan memperbaiki bacaan mereka seperti menegakkan anak panah, yang dengan itu mereka mengharapkan materi duniawi dan mengabaikan balasan ukhrawi. (H.R. Imam Ahmad).

Membaca Alqur’an sekalipun tidak diiringi dengan suara yang merdu dan lagu yang indah diberikan balasan berupa satu kebaikan dari setiap huruf yang dibacanya. Dan setiap kebaikan dilipat gandakan pahalanya menjadi 10x lipat apabila dalam membacanya hanya mengharap balasan dari Allah, samasekali tidak mengaharapkan pujian manusia atau imbalan apapun.

Rasulullah s.a.w. memperingatkan umatnya jangan sampai menjadi pembaca Alqur’an yang sangat berlebihan dalam memperbaiki bacaanya dan memperindah lagunya akan tetapi dari balik itu ia hanya ingin mencari popularitas dan imbalan materi duniawi. Alqur’an diturunkan kepada manusia sebagai bacaan termulia, menjadi sarana berdzikir kepada Allah, merupakan petunjuk menuju kehidupan bahagia di dunia dan akhirat, sebagai bahan renungan, dan banyak lagi hal-hal lain yang semuanya untuk kebaikan hidup keberagamaan manusia. Alqur’an bagaikan mata air yang apabila semakin dalam digali dan digunakan akan semakin banyak memberikan manfaat dan kepuasan bagi jiwa raga manusia. Sehingga akan menjadi sesuatu yang sangat tercela ketika seseorang menjadikan Alqur’an hanya sebagai sarana untuk mencari materi duniawi atau popularitas dan pujian manusia.

Membaca Al Quran di Bulan Suci Ramadhan

Seyogyanya membaca Al Quran diniatkan untuk mendapatkan ridho Allah SWT, bukan untuk mengejar popularitas. Popularitas apa? Popularitas karena keindahan suara pembaca, kesyahduan lantunan bacaan al Quran. Contoh: lomba tilawatil Quran. Atau contoh yang lain.

Baiklah. Semua tergantung niat. Memang. Tapi lebih dari itu, terkadang niat karena Allah berubah menjadi niat karena manusia. Niat karena ingin dipuji manusia, karena suaranya bagus. Karena suaranya indah.

Yang jelas, yang harus kita lakukan sekarang adalah perbanyak membaca Al Quran di Bulan Ramadhan. Baik di siang hari ketika puasa. Atau malam hari setelah shalat tarawih. Kapan pun. Silahkan.

Jangan lupa, ilmu tajwidnya dipake. Adab-adabnya dipake. Membaca Al Quran berbeda dengan membaca buku. Ada aturan bacaan yang harus diperhatikan. Ada tata cara yang harus dilakukan.

Bagaimana kalau belum bisa tajwidnya? Pelan-pelan saja. Perlahan. Sambil belajar.

Sudah dulu ya.
Selengkapnya

Membaca Surat Al Waqiah, Dapat 5 Juta Rupiah

Membaca Surat Al Waqiah, Dapat 5 Juta Rupiah


Terima kasih kepada semua yang telah mengirimkan testimoni mengenai Surat Al Waqiah dan Manfaat yang dirasakan.

Bicara mengenai Surat Al Waqiah memang tidak ada habisnya. Di luar sana, banyak orang berkata "baca quran kok berharap dunia? baca Al Quran kok berharap kekayaan?" Sementara di sisi lain, banyak pula yang membaca surat tersebut secara rutin dan mereka pun mendapatkan balasan dari Allah Subhaanahu Wa Ta'ala. Perubahan nasib, kekayaan, jodoh, mempunyai keturunan, dan karunia lain. Tentu pahala membaca Al Quran pun mereka dapatkan.

Saya sangat tidak setuju kepada orang yang bicaranya asal bicara. Ada pula yang merasa sok pintar. Ada pula yang merasa kaya ilmu.

Saya tegaskan di sini, banyak cara untuk melakukan dakwah. Salah satunya menganjurkan orang untuk sama-sama membaca Al Quran, membaca surat Al Waqiah. Awalnya mungkin mereka setelah membaca Surat Al Waqiah berharap dunia. Tapi, seiring berjalannya waktu, mereka jadi terbiasa dengan membaca Al Quran. Karena sudah menjadi kebiasaan, mereka pun lupa akan dunia. Dunia yang awalnya mereka harapkan.

Tanpa perlu bercerita panjang lebar lagi, mari kita simak sebuah testimoni pendek tentang membaca Surat Al Waqiah. Kali ini, testimoni datang dari salah seorang (berinisial JJ) yang memiliki cicilan motor.

Assalamu 'alaikum.
Mohon maaf jika saya membenarkan tentang khosiyah S. Waqiah yang begitu dahsyat.
semenjak saya punya storan cicilan motor ke bank, saya pernah ga bayar slama 4bln saya dh dikasih peringatn dri bank bhwa motor yg saya cicil mau dijemput.tpi saya ga putus asa meminta pertolongan kpd allah brkat pengamalan s.waqiah,saya pas tngh malam ada tman saya nelpon pas saya angkat tlpon dia bilang kmu btuh uAng gak ni ada uang 5jt ktnya .saya lngsung merasa lega hati saya.ada tmn lmaku ngasih minjam uang alhamdulilah ya allah.
Sekian
Selengkapnya

Cara Mengubah Nasib dan Jodoh Lebih Baik (Testimoni)

Cara Mengubah Nasib dan Jodoh Lebih Baik (Testimoni)

Ada beberapa keistimewaan yang Allah berikan kepada orang-orang yang mau mendekat kepadaNya. Pendekatan kepada Allah SWT bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya membaca Al Quran atau lebih khusus lagi Membaca Surat Al Waqiah.

Dalam beberapa artikel sebelumnya saya pun sudah menyampaikan bahwa Surat Al Waqiah adalah Suratul Ghina, Surat Kekayaan. Surat yang patut dibaca bagi siapa saja yang menginginkan kekayaan dan perubahan hidup. 

Berikut ini adalah testimoni dari salah seorang Hamba Allah yang rutin membaca Surat Al Waqiah dan amalan lain (puasa sunnah san tahajjud). 

Selamat membaca!

Assalamualaikum wr.wb
Saya membaca blog anda dan tertarik untuk menceritakan pengalaman pribadi saya membaca surah waqiah.
Biodata saya:
Nama : LM (inisial)
Alamat : Cirebon , jawa barat
Awalnya saya menikah muda dan dikaruniai seorang anak. Dalam pernikahan saya suami saya bekerja sebagai sales dengan gaji 500 rb perbulan. Yang jelas tidak mencukupi kebutuhan rumah tangga saya. Tempat tinggal saya menumpang di rumah mertua kadang-kadang tinggal di rumah orang tua saya.

Hari demi hari, saya lalui penuh dengan kesulitan mulai dari makan membeli susu anak sampai kadang membayar hutang kantor apabila suami saya menombok barang dagangan yang expired. Astagfirullahal adzim.
Keadaan itu ditambah lagi dengan pandangan orang, keluarga,tetangga sekitar yang miris dan melecehkan keadaan saya waktu itu. Namun, saya saat itu masih belum sensitif menghadapinya. Saya masih merasa tenang sabar ikhlas walaupun keadaan itu sebenarnya sangat miris (bila direnungkan).
Kesadaran saya akhirnya tergugah ketika suami saya ternyata sering main perempuan. Walaupun dalam keadaan sulit, lelaki ternyata bisa saja berselingkuh (pengalaman). Secara materi memang tidak masuk akal, namun di sini konteksnya jika ada niat maka ada jalan. Karakter itu tampaknya sudah mendarah daging pada suami saya. Berganti ganti wanita dengan tampang suami yang pas-pasan. Memang tampak aneh namun itulah realitanya. Puncaknya, suami saya dikeluarkan dari perusahaan karena memakan uang setoran sampai puluhan juta rupiah. Mertua saya harus menjual tanah untuk menutupi hutang suami saya agar anaknya tidak dijerat polisi.

Cobaan itu yang membuat saya amat terpuruk, sakit, dan lelah. Namun saya masih punya satu modal yaitu " tidak putus asa". Saya selalu mencari jalan dan jalan dari kondisi saya tersebut. Saya mulai mengamalkan puasa sunnah dan hampir setiap hari saya mengosongkan perut saya (tanpa melihat senin atau kamis). Mungkin, itulah puncak dari ikhtiar saya melawan keadaan tersebut. Hingga saya mencari jalan lain. Saya mengontrak sebuah rumah tipe 21 yang kurang layak (kamar1, tembok batako, air sangat sulit, jauh dari manapun). Karena kondisi tidak layak tersebut, maka saya mengontrak hanya dengan 700.000 rupiah per tahun yang mana saat itu saya hanya membayar 400.000 rupiah karena kondisi pintu yg jebol. Uang itu saya dapat dari menjual perhiasan saya. Tujuan saya mengontrak agar suami saya lebih bertanggung jawab dan kembali kepada istri dan anaknya setelah kejadian perselingkuhan tersebut. Waktu itu jujur saya sangat takut bercerai dengan suami karena tidak siap menjadi janda dengan satu anak (walaupun org tua saya menginginkan bercerai).
Tiap hari yang saya jalani di rumah itu adalah sholat dluha, wirid, waqiah dan mengurus anak yang masih balita. Dalam doa, saya memohon agar dilanggengkan rumah tangga saya dan diberi rezeki.
Singkat cerita setelah suami saya menganggur dia mendapatkan pekerjaan yang amat bagus yakni di perusahan pertambangan pertamina dengan gaji yang fantastis. Baru beberapa bulan setelahnya hal dasyat terjadi suami saya menggugat cerai saya dengan alasan dia akan menikah lagi. Saya sebenarnya sudah tidak kaget karena gelagat suami sudah menunjukan tanda-tanda tersebut. Berbagai pendapat orang-orang pun bermunculan yang mengatakan saya pasti akan menyesal bercerai dengan suami yang sedang berjaya. Namun tidak ada pilihan lain ketika seorang wanita ditalak maka saya harus iklas menjalani menjadi seorang janda.

Dari situlah saya sering menjalani tirakat (puasa sunah, sholat malam,wirid waqiah, ayat kursi) dengan ekstrim (dibaca:melampiaskan gejolak hati). Hingga pada satu titik saya bertemu dengan seoarang bujangan yang sangat menyayangi saya dan anak saya. Ia pun berniat segera menikahi saya. Saya menerima lamaran dia dengan rasa syukur dan atas dasar cinta bukan kepepet karena butuh pendamping).
Jadi, detik demi detik saya menjalani pernikahan ini dengan rasa bahagia dan bahagia. Baru beberapa bulan menikah, saya dan suami yang baru diberi rezeki membeli rumah baru (mewah).
Rumah tersebut saya kontrakan karena saat ini kami menempati rumah yang diberi perusahaan (komplek elite dengan fasilitas nyaman). Gaji suami saya sekarang melebihi dari gaji mantan suami saya yang dulu (mematahkan persepsi orang bahwa saya akan menyesal bercerai dari mantan suami).

Yang paling saya ingat dan membuat saya menangis ketika teringat di kontrakan lama. Saya menadahi air hujan untuk mencuci baju karena kehabisan air dan tidak mampu beli air literan. Saya hampir tidak percaya, saya mampu melewati keadaan sulit tersebut.
Intinya dalam keadaan apapun kita harus tetap berbaik sangka kepada Allah SWT. Apa yang kita minta belum tentu yang terbaik. Saya meminta agar langgeng namun kenyataanya bercerai. Tapi, Allah SWT menggantinya dengan yang lebih baik dan diberi langgeng hingga saat ini.
Itulah sepenggal pengalaman saya mengamalkan Surat Waqiah. Secara signifikan, kehidupan saya, keadaaan ekonomi saya jauh lebih baik. Alhamdulillah..
Salam sejahtera.
Wassalamualaikum.

Selengkapnya

Arti Sebuah Kesuksesan dan Kekayaan

Arti Sebuah Kesuksesan dan Kekayaan

Kesuksesan adalah sebuah keberhasilan dalam mencapai sesuatu yang kita inginkan dan kita impikan. Contoh: jika seseorang yang ingin menjadi pengusaha muda dan berhasil menjalankan bisnis, maka ia sudah bisa dikatakan sukses. Sukses tidak selalu identik dengan bisnis. Seseorang yang berhasil mencetak anak muridnya menjadi juara 1, itu pun sudah bisa dikatakan sukses. Seorang suami yang berhasil mendidik istrinya menjadi istri sholehah, juga bisa dikatakan sudah sukses.

Arti sebuah kesuksesan bagi saya adalah sebuah keberhasilan secara finansial yang dicapai melalui berbagai rintangan (cemoohan, hinaan, ejekan, penolakan) dan perjuangan.

Arti sebuah kekayaan bagi saya adalah sebuah kondisi keuangan sekarang yang lebih baik dibandingkan dengan kondisi masa lalu.

Saya terlahir di sebuah keluarga miskin. Ayah saya tukang bangunan. Ibu saya adalah tukang cuci baju. Saya adalah anak keempat dari kelima bersaudara. Namun tiga kakak saya, sudah meninggal lebih dulu sebelum saya lahir. Sampai saat ini saya belum pernah melihat wajah kakak-kakak saya. Adik saya, Eman Sulaeman, sudah meninggal sejak kelas 1 SMA.

Sejak kecil, saya dibesarkan dengan cemoohan dari saudara-saudara dari ibu saya. Ketika orang lain menghina saya dan keluarga saya, saya tidak bisa berkata banyak. Kami mengakui, kami memang miskin.

Ketika saya berada di bangku SMP dan pesantren, ibu saya pernah meminjam uang kepada paman saya untuk membiayai sekolah saya. Namun apa yang didapat tidaklah seperti yang diharapkan. Bukan uang pinjaman yang didapat, tapi cemoohan dan hinaan yang diraih. "Kalau memang sudah gak mampu, ngapain sekolah tinggi-tinggi. Pake masuk pesantren segala. Kalau gak mampu gak mampu aja." Saya masih ingat kata-kata itu, dari cerita ibu saya. Saat itu paman saya masih berjaya.

Saya bersekolah dan mengaji di sebuah pondok pesantren modern di Bogor. Saya memang sering telat bayaran. Ya, mau gimana lagi, anak orang miskin.

Setelah lulus SMA, saya mempunyai cita-cita untuk masuk perguruan tinggi. Biar jadi sarjana. Biar ada perbaikan finansial. Biar ibu saya, ayah saya, saya dan istri saya, tidak belangsak mulu.

Namun untuk masuk perguruan tinggi, butuh uang yang lumayan besar. Akhirnya, saya memutuskan untuk bekerja dulu baru kuliah.

Di tengah perjalanan kuliah, saya pun mengalami hal yang sama. Tidak mampu bayar kuliah. Saat meminjam uang ke bendahara kantor, apa jawaban si bendahara? Bukan uang yang diterima tapi hinaan yang didapat. Sama saja, ketika ibu saya minjam uang dulu kepada paman saya.

Sedih memang ya, hidup miskin itu. Perih. Teman menjauh. Saudara bisanya hanya menghina dan mengejek.

Astagfirullahal adzim. Laa ilaaha illallah. Laa haula wa laa quata illa billahil 'aliyyil adzim.

Miskin itu pahit. Tidak punya uang itu perih. Benar-benar perih. Memang, banyak orang berkata "uang bukan segalanya. Uang tidak dibawa mati." Itu benar, tapi tidak punya uang itu perih. Pahit. Pahit buanget.

Singkat cerita, Allah menunjukkan jalan terbaik bagi saya. Saya melihat video ceramah seorang ustadz. Isi ceramah tersebut tentang perubahan nasib, semua orang bisa jadi pengusaha, dan riyadhoh islami.

Saya jalankan pesan dari ustadz tersebut. Waktu itu bulan Ramadhan tahun 2013. Seiring berjalannya waktu, saya dawam dengan dzikir dan amalan lain sesuai dengan pesan ceramah ustadz tadi.

Namun, apa yang terjadi? Kondisi saya malah makin terpuruk. Makin susah. Makin tidak punya uang.

Saya tidak putus asa. Saya yakin, Allah SWT pasti datang. Saya yakin, Allah pasti menolong saya. Saya lanjutin terus, amalan dan riyadhohnya.

Ternyata....

Keajaiban Allah itu memang datang dengan cara yang tidak diduga.

Saya mendapatkan proyek senilai 200 juta rupiah.

Sejak itu, saya terusin amalan riyadhoh tersebut. Termasuk sedekah. Termasuk baca Al Quran. Baca Al Waqiah.

Saya sangat bersyukur dengan kondisi keluarga saya saat ini. Alhamdullilah. Bukan sombong. Harta, uang, kekayaan bukan untuk disombongkan. Saya hanya sekedar tahaddust bini'mah. Saya bersyukur dengan kendaraan yang saya miliki, uang yang saya miliki, istri dan anak yang sholeh, keluarga yang sakinah, dan berbagai kenikmatan yang Allah titipkan kepada keluarga kami.

Sekian dulu ya.

Mungkin, di lain kesempatan saya akan bercerita lebih panjang lebar lagi. Silahkan baca dulu tentang
40 Hari Menjadi Kaya Raya Beneran

Terima kasih ya.
Selengkapnya

Banyak Amalan Sunnah di Bulan Ramadhan, Hidup Makin Berkah


Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat ditunggu-tunggu kehadirannya. Bulan Suci Ramadhan merupakan bulan puasa yang penuh dengan keberkahan. Saking berkahnya, bahkan yang tidak puasa pun ikut merasakannya. Apalagi yang puasa. Apalagi yang ibadahnya khusyu.

Banyak sekali amalan sunnah yang bisa kita lakukan di bulan Ramadhan. Mulai dari dzikir, doa, shalat sunnah, sedekah dan umroh. Semuanya dinilai ibadah. Oleh karena itu, bulan puasa merupakan saat yang tepat untuk mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa. Kalau sudah dekat, apa pun kebutuhan yang kita minta kepada-Nya, pasti Allah berikan.

Baiklah. Berikut ini adalah amalan-amalan Sunnah di Bulan Ramadhan:
1. Dzikir
2. Shalat Tarawih
3. Membaca Al Quran
4. Membaca Al Waqiah
5. Membaca Surat Al Mulk
6. Shalat Dhuha
7. Shalat Tahajjud
8. Sedekah
9. Umroh
10. Membaca Shalawat
11. Bekerja/Mencari Nafkah

Semua amalan di atas berpotensi mendatangkan rezeki yang lebih banyak, lebih berkah, lebih berlimpah. Efek sampingnya adalah anda akan merasakan nikmatnya waktu (tidak dikejar-kejar waktu), penghasilan meningkat, keuangan rumah tangga aman, hubungan rumah tangga harmonis, hidup tenang, bebas pikiran dan hutang cepat lunas. Agak aneh memang. Tapi, begitulah kenyataannya. Kenyataan bagi yang sudah melakukan amalan tersebut.

Selengkapnya

Cara Cepat Mengubah Nasib dengan Surah Al Waqiah

Cara Cepat Mengubah Nasib dengan Surah Al Waqiah

Cara Cepat Mengubah Nasib

Assalamualaikum Wr. Wb.
Semangat pagi semua.

Sebenarnya banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mengubah nasib. Ada cara biasa, ada pula cara cepat. Salah satu cara cepat mengubah nasib adalah dengan membaca Al Quran. Secara rutin. Konsisten. Dawam. Rajin. Setiap hari. Terdengar aneh memang. Tapi, kenyataan sudah banyak yang membuktikan.

Cara Cepat Mengubah Nasib dengan Surah Al Waqiah

Saya sangat berterima kasih kepada para pengunjung atau pembaca website ini, urifhidayat.com, yang menyempatkan diri membaca Manfaat Surat Al Waqiah. Lebih top lagi, jika pembaca memberikan testimoninya, pengalaman pribadi setelah mengamalkan Surah Al Waqiah.

Ada sebuah testimoni yang mengagetkan saya. Saya membaca email dari seseorang berinisial AR. AR mendapatkan perubahan hanya dalam waktu 6 hari. Saya cek email saya semua, ternyata 6 hari sebelumnya ia baru tanya-tanya tentang sebaiknya kapan surat Al Waqiah ini dibaca. Di hari ke-6, AR mendapatkan peluang karir yang lebih baik.

Berikut ini adalah testimoninya.
Assalamualaikum.
Pak, saya mau share pengalaman saya membaca surat Al-Waqiah selama kurang lebih 1 minggu. Saya membaca surat Al-Waqiah 2x sehari, yaitu setelah Subuh & Ashar. Walaupun Ashar saya masih ada di jam kerja kantor tapi saya tetap berusaha menyempatkan waktu untuk membcanya.
Saya seorang pekerja swasta biasa di kantor dengan gaji yang pas-pasan. Entah Allah telah mnjawab doa-doa saya atau bagaimana saya gak tahu. Yang jelas tadi ada senior di tempat kerja saya yang menelpon saya dan dia menawarkan saya untuk pindah/mutasi ke tempat kerja pada perusahaan pusatnya dari kantor tempat saya bekerja. Yang tentu saja dengan gaji yang lebih besar daripada penghasilan saya sekarang. Saya spontan kaget. Di satu sisi saya senang dapat berita bagus. Tapi di sisi lain saya juga bingung.
Senangnya, apa mungkin ini jalan yang Allah tunjukan buat saya untuk menemukan kesuksesan saya.? Bingungnya saya dimutasikan ke luar kota dan tentu saja saya harus mninggalkan kedua ortu saya di rumah.
Jujur! Saya ingin banget membahagiakan kedua ortu dan ingin mengubah nasib keluarga saya karena saya adalah seorang tulang punggung keluarga. Saya menafkahi kedua ortu saya.
Sekedar sharing ya pak. Terimakasih atas artikel yang bapak buat karena sangat bermanfaat untuk orang lain. Semoga Allah membalas semua kebaikan yang telah bapak perbuat.
Aamiin ya rabbal alamin .
Wassalam

Banyak orang yang sudah merasakan efek samping dari rajin membaca surat Al Waqiah. Surat Al Waqiah adalah suratul ghina. Surat yang dibaca oleh orang-orang yang ingin kaya.

Menjadi kaya adalah suatu keharusan bagi seorang muslim. Seorang muslim yang baik paling pantang untuk meminta kepada selain Allah. Paling pantang meminta kepada manusia, ke kuburan, ke mbah dukun, ke atasan, ke suami, ke istri, ke mertua, ke saudara, ke teman dan sebagainya. Paling pantang.

Mengapa? Karena dengan meminta, harga diri kita sebagai muslim jadi rendah. Jadi Hina.

Mintalah sama Allah. Hanya kepada Allah SWT. Mendekatlah sama Allah. Membaca Surah Al Waqiah adalah salah satu cara mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kalau sudah dekat, apapun yang kita minta pasi dikasih. Yakin, pasti dikasih.

Seperti yang sudah dilakukan oleh ibu AR. Apa yang dia lakukan, itu sudah benar. Karir atau perubahan nasib ke arah yang lebih baik, tidaklah terjadi secara serta-merta tanpa ada usaha, ikhtiar dan perjuangan. Membaca Surat Al Waqiah adalah salah satu perjuangan untuk mengubah nasib menjadi lebih baik.

Bagi Anda yang sudah membaca Surat Al Waqiah secara rutin dan sudah merasakan manfaatnya, silahkan share kepada kami melalui email:

urifh1010@gmail.com.

Saya tunggu ya!

Bagi yang belum ketemu dengan jodohnya, silahkan baca testimoni berikut tentang : Rahasia Penarik Jodoh Lebih Cepat

Selengkapnya

Cara Cepat Menjadi Kaya Tanpa Modal

Cara Cepat Menjadi Kaya Tanpa Modal

Apakah ada Cara Cepat Menjadi Kaya Tanpa Modal? Sebagian besar orang menjawab, mana mungkin. Hanya sebagian kecil yang akan menjawab, sangat mungkin. Sebagian lain menjawab, mungkin iya mungkin tidak.

Saya tegaskan di sini, semua orang bisa cepat menjadi kaya bahkan tanpa modal sekalipun.

Saya ilustrasikan begini:
  • Anda tahu seekor semut? Jika berjalan dari Jakarta menuju Bogor berapa lama ia akan sampai? Tentu lama sekali bukan. Bisa berhari-hari. Berbulan-bulan. Lalu, apakah mungkin ia bisa sampai ke Bogor dari Jakarta hanya cukup 1 jam? Saya jawab sangat mungkin. Karena ia berada di dalam mobil yang sedang melaju cepat dari Jakarta menuju Bogor.
  • Kenapa itu bisa terjadi? Karena ada yang membawanya.
  • Anda tahu jam tangan? Berapa lama waktu yang dibutuhkan bagi jarum jam pendek untuk pindah dari jam satu ke jam dua? 1 jam ya. Anak kecil juga, tahu.. hehehe. 1 jam, Alias 60 menit. Alias 3600 detik. Jika Anda memutarnya sekarang, dari jam satu ke jam dua, butuh berapa lama? Hanya sekian detik bukan.
  • Lalu kenapa itu bisa terjadi? Karena ada yang memutarnya.
  • Jika sekarang anda masih miskin, duit pun kembang kempis, kadang ada kadang tidak, apakah mungkin bisa cepat menjadi kaya raya? Bahkan tanpa modal? Saya jawab bisa. Jika Allah SWT mau Melakukannya.

Bagaimana agar Allah mau melakukannya untuk kita? Bagaimana caranya agar Allah SWT mau merubah hidup kita menjadi kaya raya dengan cepat? Jawabannya, sering-sering mendekat kepada Allah. Kuncinya hanya itu.

Mendekat kepada Allah itu bagaimana caranya? Tentu ini tidak perlu saya kasih tahu. Anda pun tahu jawabannya. Shalat lima waktu lengkap dengan sunnah-sunnahnya, shalat dhuha 8 rakaat, shalat tahajjud, puasa senin kamis. Selain itu, lengkapi dengan shalawat kepada Nabi, dzikir pagi, dzikir petang, sedekah baik secara sembunyi atau pun secara terang-terangan. Dan masih banyak lagi.

Jika Allah sudah berkehendak, maka kun fayakun pasti terjadi. Bagi Allah tidak lah sulit untuk mengubah siang menjadi malam, mengubah nasib buruk menjadi baik, mengubah miskin menjadi kaya. Sangatlah mudah.
Selengkapnya