Cara Agar Doa dan Permintaan Cepat Terkabul dalam Hitungan Hari

Assalamualaikum Wr. Wb.
Terima kasih saya ucapkan kepada Anda yang sudah bersedia membaca website ini, urifhidayat.com. Malam ini, saya akan membagikan pengalaman pribadi saya terkait dengan doa, permintaan, hajat, dan keinginan. Tentang bagaimana caranya agar doa dan permintaan cepat terkabul, cepat dikabulkan Allah Subhaanahu Wa Ta'ala.

Dalam beberapa artikel yang saya baca secara online, saya menemukan beberapa cara agar Allah SWT mengabulkan doa-doa kita, hajat kita, keinginan kita atau permintaan kita. Banyak caranya. Antara lain:

  • Yakin bahwa doa yang kita panjatkan akan dikabulkan oleh Allah SWT, cepat atau lambat.
  • Khusyu, tenang, dengan suara lirih ketika berdoa
  • Berdoa dalam waktu-waktu dan tempat mustajab
  • Berdoa dalam keadaan suci (berwudhu)
  • Menghadap Kiblat ketika berdoa.

Inilah cara agar doa dan permintaan cepat terkabul. Doa, hajat, keinginan dan permintaan bisa cepat dikabulkan oleh Allah SWT, apabila syarat dan ketentuannya dipenuhi.

Cara Agar Doa dan Permintaan Cepat Terkabul

Syarat dan Ketentuan Berlaku

Dalam artikel ini, saya ingin menambahkan bagaimana cara agar doa cepat terkabul. Ada beberapa adab dan tata cara yang harus dilakukan, ketika berdoa. Agar doa kita cepat terkabul, tentu ada syarat dan ketentuan yang harus kita penuhi. Syarat dan ketentuan ini saya petik dari sumbernya, Al Quranul Karim. Surat Al Baqarah ayat 186

Allah SWT berfirman:

Artinya:
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang aku, Maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

Melihat dan memperhatikan ayat di atas, bahwa pada dasarnya Allah SWT pasti mengabulkan siapa saja yang berdoa kepada-Nya. Pasti. Ini ayat Al Quran. Allah pasti mengabulkan hamba-Nya yang berdoa kepada-Nya, hanya kepada-Nya. Betul, hanya kepada-Nya, kepada Allah SWT.

Kan banyak tuh, yang berharap kepada selain Allah SWT. Kepada manusia. Kepada orang lain. Kepada atasan. Kepada suami. Kepada orang kaya. Memang mereka tidak berdoa kepada manusia, tapi berharap pada pemberian orang lain.

Lebih parahnya lagi, berdoa di atas kuburan. Ziarah itu tujuannya untuk mengingatkan kita agar kita ingat mati. Bukan meminta kepada kuburan. Atau ada yang paling parah, ingin naik jabatan, naik pangkat, naik gaji, ingin menjadi orang kaya raya, datang ke dukun. Kalau kita datang ke dukun, paranormal, orang pinter, atau apa pun istilahnya itu mendekati kemusyrikan. Sebaiknya tingggalkan. Tinggalkan.

Ayat kursi itu akan menjadi pahala buat kita apabila kita rajin membacanya karena Allah. Ayat kursi itu bisa menjadi laknat buat kita, menjadi syirik apabila disimpan di buntelan wafak. Watak, jimat, atau apalah istilahnya. Itu musyrik.

Maaf jadi melebar kemana-mana.

Baiklah. Kita baca lanjutan ayat tadi.
... Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku ...
Nah, ini yang harus kita lakukan. Agar doa cepat terkabul, kita harus MEMENUHI PERINTAH ALLAH dan BERIMAN KEPADA ALLAH. Memenuhi perintah Allah itu, contohnya shalat lima waktu. Shalat dulu baru berdoa.

Shalat dhuha dulu baru baca doanya sholat dhuha. Jangan baca doanya saja, sholat dhuhanya tidak.

Sholat tahajjud dulu baru baca doanya. Jangan baca doanya saja, sholat tahajjudnya tidak.

Lalu, beriman kepada Allah itu maksudnya apa? Ya harus yakin. Harus yakin bahwa Allah pasti mengabulkan doa kita. Allah pasti mengabulkan doa kita dengan cepat.

Urutan Bacaan

Selain itu, ada adab dan tata cara agar Allah SWT cepat mengabulkan doa kita. Ini yang harus dibaca ketika berdoa:
  • Bismillah.
  • Hamdallah.
  • Sholawat.
  • Istighfar.
  • ISI DOA (hajat/ keinginan/ kebutuhan/ pengakuan dosa)
  • Sholawat.
  • Hamdallah.

Jadi, sebelum memanjatkan isi doa dan keinginan kita, sebaiknya diawali dulu dengan bismillah, Hamdallah, Sholawat, istighfar. Begitupun setelah mengutarakan isi doa kita, tutup lagi dengan sholawat dan Hamdallah.

Insya Allah, Allah akan cepat mengabulkan doa kita.

Apapun hajat kita, apapun keinginan kita, mintalah hanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Kita harus yakin. Kita harus benar-benar yakin dengan doa kita. Jangan lupa adab-adab berdoa juga perlu diperhatikan. Selain itu, syarat dan ketentuannya pun kita harus penuhi. Doa itu hak kita. Terus apa kewajiban kita? Ya, penuhi perintah Allah SWT, jauhi larangan Allah SWT.

Jangan lupa baca doa berikut ya, Doa Pembuka Rezeki Lebih Banyak.

Penghalang Doa

Beberapa faktor yang menghalangi terkabulnya doa, antara lain:
  1. Dosa besar (syirik, meninggalkan shalat, durhaka kepada orang tua, zina, dst)
  2. Doa tersebut tidak disenangi Allah SWT karena mengandung maksiat, permusuhan, dan kedengkian di dalamnya.
  3. Hati yang lemah, lalai, dan tidak menghadapkan diri sepenuhnya kepada Allah SWT ketika berdoa. Berdoanya sambil melamun, pikirannya kemana-mana.
  4. Memakan makanan yang haram, berbuat kezhaliman dan maksiat sehingga dosa-dosa itu menutupi hati. Harta riba, makanan yang haram secara zat ataupun cara mendapatkannya.
  5. Berlebihan dalam berdoa seperti berteriak serta meratap dengan keras, riya (ingin dilihat orang lain), sum'ah (ingin didengar orang lain).
  6. Berdoa memohon keburukan pada diri, keluarga, harta dan orang lain.

Syarat Agar Doa Terkabul

Selain syarat-syarat yang disebutkan di awal tulisan ini, harap disimak pula syarat berikut ini:
  1. Berprasangka baik kepada Allah SWT.
  2. Makan makanan halal dan baik;
  3. Tidak terburu-buru minta dikabulkan;
  4. Tidak pamer (riya);
  5. Diawali dengan mengucapkan hamdalah dan shalawat;
  6. Istighfar
  7. Mengakhiri doanya dengan shalawat.

Adab Ketika Berdoa

  1. Berwudhu terlebih dahulu. 
  2. Menghadap Kiblat
  3. Mengangkat kedua tangan ketika berdoa dan mengusapkan ke wajahnya ketika selesai berdoa.
  4. Khusyu', merendahkan diri di hadapan Allah SWT dan dengan suara lembut.
  5. Mengulang-ngulang doanya sebanyak tiga kali. 
  6. Berdoa dengan menggunakan Asmaul Husna

Waktu dan Kondisi Terkabulnya Doa

  1. Waktu antara adzan dan iqamat
  2. Waktu sesudah shalat fardhu
  3. Waktu sepertiga malam yang terakhir
  4. Pada malam Lailatul Qadar
  5. Bulan Ramadhan
  6. Malam atau Hari Jumat
  7. Waktu di antara dua khutbah Jumat
  8. Pada Hari Arafah
  9. Ketika sujud
  10. Ketika terbangun di malam hari sambil mengucapkan kalimat tauhid
  11. Ketika berpuasa
  12. Ketika bepergian
  13. Ketika dizhalimi
  14. Ketika berjihad
  15. Ketika dalam majelis dzikir
  16. Ketika menuntut ilmu (menghadiri tausyiah, pengajian, belajar di sekolah)

Agar Doa Cepat Terkabul dalam Hitungan Hari

Sebenarnya ini dulunya adalah rahasia. Namun sekarang sudah bukan lagi rahasia. Kunci sukses terkabulnya doa adalah amal sholeh. Semua itu terbungkus dalam riyadhoh 40 hari.

Jika dosa kita gak kelewat banyak dan amal sholeh kita sering kita jaga, biasanya doa itu cepat sekali terkabulnya. Sentuh sedikit saja, permintaan terkabul. Sentuh dengan puasa Senin Kamis, atau sentuh dengan Baca Quran, atau sentuh dengan sedekah.

Jika belum terkabul juga, ya sabar. Semua ada waktunya. Allah lebih tahu bahkan Maha Tahu kapan doa kita dikabulkan. Husnudzan aja. Berbaik sangka.

Cukup sekian dulu ya.. Terima kasih. Wassalamualaikum..

Terima kasih sudah membaca artikel urifhidayat.com. Kunjungi secara rutin www.urifhidayat.com.
Berisi panduan praktis seputar bisnis, dzikir, dan riyadhoh dengan bahasa ringan dan mudah dicerna. Dikunjungi 150.000 visitors setiap bulan.

Silahkan share ya, agar orang lain pun dapat merasakan manfaatnya

Baca Juga: